7 Kiat Cegah Kulit Kering Saat Berpuasa

Oleh dr. Melyawati Hermawan Sp.KK pada 15 Jun 2016, 16:22 WIB
Saat berpuasa, merawat kesehatan kulit tidak boleh absen untuk dilakukan. Karena ketika berpuasa, kulit kering cenderung terjadi. Berikut kiat dari dr. Melyawati Hermawan, Sp.KK.
7 Kiat Cegah Kulit Kering Saat Berpuasa

Menjaga kondisi kulit agar tetap terlihat cerah dan sehat setiap saat merupakan suatu hal yang penting. Namun selama bulan Ramadan, perhatian ekstra perlu diberikan untuk memastikan kulit tetap sehat. Pasalnya, selama berpuasa kulit cenderung lebih mudah kering, terutama bila hidrasi tubuh tidak dijaga.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir. Simak tips di bawah ini untuk menjaga agar kulit tetap sehat dan lembap selama berpuasa.

1. Minum lebih banyak air

Untuk menjaga agar kulit tetap lembap dan kenyal, Anda tetap harus memenuhi kebutuhan air harian tubuh, walaupun sedang berpuasa – yakni dengan minum 8 gelas air dalam sehari. Minumlah kapanpun Anda sempat, saat sedang tidak berpuasa, atau Anda dapat membaginya kurang lebih menjadi 1 gelas saat bangun tidur, 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 3 gelas setelah salat tarawih hingga hendak tidur. Namun, hindari minuman bersoda dan minuman berkafein karena minuman tersebut bersifat diuresis (membuang air dari tubuh) sehingga akan menyebabkan kebutuhan air tubuh meningkat.

2. Makan jenis makanan yang bervariasi

Berpuasa sering kali membuat kita berpikir bahwa kulit akan menjadi kusam karena tubuh kehilangan vitamin dan mineral penting. Namun Anda tidak perlu khawatir, asalkan Anda dapat memastikan bahwa Anda mengonsumsi nutrisi yang baik pada malam dan dini hari saat sedang tidak berpuasa. Jangan batasi variasi makanan yang Anda konsumsi, karena nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan kulit, kuku, dan rambut juga sangat bervariasi.

Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar berbagai warna dan variasi selama bulan Ramadan, karena kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalamnya akan memastikan kulit Anda selalu dalam keadaan terhidrasi dan sehat. Bila Anda rasa asupan nutrisi kurang maksimal, mungkin bisa ditambahkan dengan asupan suplemen.

3. Mandi dengan sabun berpelembap

Selain membersihkan, sabun juga akan menghilangkan lapisan pelembap alamiah kulit. Karenanya, penggunaan sabun berpelembap sangatlah direkomendasikan. Sabun berpelembap akan menghilangkan kotoran yang melekat pada kulit, sambil meninggalkan pelembap di permukaan kulit untuk menggantikan pelembap alamiah yang hilang pada proses pembersihan.

Perlu diketahui bahwa sensasi licin yang dirasakan setelah mandi dengan sabun berpelembap bukan karena mandi yang tidak bersih. Rasa licin tersebut disebabkan oleh kandungan pelembap yang ditinggalkan di permukaan kulit. Jadi bila mandi dengan sabun berpelembap, jangan dibilas sampai kesat, karena kesat bukan berarti kulit Anda bersih, rasa kesat tersebut artinya kulit Anda kering.

4. Mandi dengan suhu air yang tidak melebihi suhu tubuh

Bagi beberapa orang, mandi dengan air panas sangat menyenangkan. Namun tanpa disadari, air yang terlalu panas akan dengan cepat menghilangkan pelembap alamiah kulit. Oleh karena itu, biasakanlah untuk mandi menggunakan air dengan suhu yang tidak terlalu panas.

5. Jangan mandi terlalu lama

Semakin lama kita berada di dalam kamar mandi, kulit akan menjadi semakin kering. Untuk itu, batasi waktu mandi Anda sekitar 5-10 menit saja.

6. Gunakan pelembap segera setelah mandi

Selalu gunakan pelembap segera setelah selesai membersihkan wajah dan tubuh. Pasalnya, berpuasa dapat menyebabkan tubuh dan kulit menjadi dehidrasi. Untuk menjaga hidrasi kulit dari dalam, minumlah banyak air putih. Sedangkan untuk menjaga hidrasi kulit dari luar, gunakanlah pelembap. Bila diperlukan, frekuensi penggunaan pelembap dapat dilakukan lebih sering daripada biasanya. Anda juga jangan lupa untuk mengoleskan pelembap khusus bibir agar bibir Anda senantiasa terlihat lembap dan tidak pecah-pecah.

Pada pagi dan siang hari, jangan lupa untuk menggunakan pelembap yang mengandung tabir surya, dengan SPF minimal 30. Tabir surya sangat penting untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet dari matahari.

7. Lakukan pola hidup sehat

Tidur yang cukup sangat penting untuk regenerasi kulit. Karenanya, pastikan Anda dapat tidur paling tidak 7 jam dalam sehari untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Olahraga sebaiknya tetap rutin dilakukan selama bulan puasa, karena berolahraga akan memastikan metabolisme tubuh tetap terjaga dengan baik. Namun, hal ini mungkin memerlukan penyesuaian waktu agar aktivitas olahraga tidak mengganggu ibadah berpuasa yang sedang Anda jalani.

Sebisa mungkin hindarkan diri Anda dari kondisi stres. Pasalnya, stres juga dapat berdampak negatif kepada kesehatan kulit. Meskipun mungkin Anda tidak dapat menghindari stres secara pasti, namun Anda dapat menyikapinya secara tenang dengan relaksasi dan manajemen stres yang baik.