Amankah Suplemen Tambahan untuk Jerawat?

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc pada 29 Mar 2017, 17:56 WIB
Sebagian orang mengonsumsi suplemen tambahan bisa untuk penyembuhan jerawat. Seberapa aman hal ini?
Amankah Suplemen Tambahan untuk Jerawat?

Klikdokter.com, Jakarta Penanganan jerawat umumnya dilakukan dengan bantuan krim, obat minum, atau keduanya sekaligus. Namun, jika sudah menggunakan pengobatan tersebut, perlukah suplemen tambahan?

Dalam penanganan jerawat, faktor pemicu perlu diperhatikan. Beberapa faktor pemicu jerawat antara lain ketidakseimbangan produksi hormon dalam tubuh,infeksi bakteri pada kulit wajah, genetik, stres, dan aktivitas kelenjar minyak.

Saat berkonsultasi dengan dokter, Anda akan disarankan untuk menggunakan krim dan mengonsumsi obat minum. Tapi tentu saja dokter akan menyesuaikan dengan penyebabnya terlebih dahulu.

Meski sudah mendapatkan penanganan dalam bentuk obat-obatan, beberapa orang juga memilih untuk mengonsumsi suplemen tambahan. Tujuannya untuk menunjang proses penyembuhan.

Salah satu suplemen yang umum dikonsumsi adalah suplemen antioksidan. Ini merupakan senyawa kimia yang dapat membantu mencegah terjadinya kerusakan pada sel tubuh akibat dari zat oksidan atau radikal bebas.

Terkait hail ini, antioksidan membantu mencegah peradangan pada sel-sel tubuh, termasuk sel kulit. Bagaimanapun juga, jerawat umumnya timbul sebagai akibat dari proses peradangan. Suplemen antioksidan turut bekerja untuk meredakan proses tersebut.

Suplemen antioksidan tersebut dapat tersedia dalam berbagai varian. Beberapa contoh yang umum dikonsumsi adalah zink, vitamin A, vitamin C, vitamin E, atau karoten.

Selain baik untuk kulit, antioksidan juga memiliki manfaat dalam mencegah terjadinya peradangan pada sel-sel tubuh lainnya. Bila dikonsumsi dalam dosis yang disarankan, suplemen antioksidan hanya akan menimbulkan efek samping minimal yang masih dapat ditoleransi oleh tubuh.

Penggunaan obat jerawat dan suplemen secara bersamaan tidak akan berdampak negatif pada kesehatan kulit. Tapi, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter agar penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi Anda.

(DA/RH)