7 Makanan Tinggi Protein yang Penting untuk Anak

Oleh dr. Ratih Puspita Sp.A pada 05 Apr 2017, 15:00 WIB
Protein penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Makanan apa saja yang mengandung tinggi protein?
7 Makanan Tinggi Protein yang Penting untuk Anak

Klikdokter.com, Jakarta Secara garis besar, sumber protein dibagi menjadi dua: sumber protein hewani dan nabati. Sesuai dengan namanya, sumber protein hewani berasal dari hewan, misalnya daging atau telur. Sedangkan sumber protein nabati berasal dari tumbuhan, seperti kacang-kacangan, termasuk tempe dan tahu.

Makanan sumber protein tersebut mengandung protein dalam jumlah yang berbeda-beda. Lantas makanan apa saja yang merupakan sumber protein terbaik? Inilah tujuh makanan tinggi protein yang baik untuk anak.

  1. Ikan

    Ikan, terutama tuna dan salmon merupakan sumber protein yang paling baik. Oleh karena itu, konsumsi ikan sangat dianjurkan pada anak-anak.

  2. Dada ayam

    Ayam adalah salah satu sumber protein hewani. Dada ayam mengandung protein lebih tinggi, karena bagian ini mengandung lemak yang lebih sedikit dibandingkan dengan bagian lainnya. Tekstur yang lembut dan tidak bertulang membuat dada ayam sumber protein yang mudah diolah untuk makanan anak.

  3. Daging (yang tidak berlemak)

    Daging sapi atau kambing juga merupakan sumber protein yang baik. Sama seperti daging ayam, bagian yang tidak berlemak memiliki ratio jumlah protein per kalori yang lebih tinggi. Untuk anak, lebih mudah untuk melahapnya jika disajikan dalam bentuk daging cincang.

  4. Tahu

    Meskipun berasal dari tumbuhan, tahu yang terbuat dari bahan dasar kedelai mengandung protein yang cukup tinggi. Harganya yang terjangkau menjadikan tahu sebagai alternaif sumber protein utama sehari-hari. Tekstur yang lembut menjadikannya salah satu sumber protein nabati favorit untuk anak.

  5. Kacang-kacangan

    Sama seperti kedelai, kacang-kacangan jenis lainnya juga banyak mengandung protein. Selain itu, kacang-kacangan juga tinggi serat. Tekstur renyahnya bisa menjadi variasi di tengah tekstur sumber protein lain yang cenderung terlalu lunak atau terlalu keras.

  6. Telur

    Sebanyak 35 persen kandungan nutrisi pada telur adalah protein. Selain mengandung protein tinggi, telur juga mengandung vitamin, mineral, serta antioksidan. Rasa gurih telur hamper selalu dapat diterima lidah anak.

  7. Susu dan produknya

    Susu sapi dan produknya juga merupakan salah satu sumber protein. Produk susu yang masih mengandung protein cukup tinggi antara lain yoghurt dan keju. Semakin dini anak mengenal susu dan keju, semakin mudah menawarkannya kepada mereka, semakin tinggi asupan protein yang dapat diterima.

Dari berbagai sumber protein di atas, ternyata tidak sulit menemukan asupan protein. Asupan protein ini penting karena protein mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, melalui perannya sebagai zat pembangun. Ini juga berate bahwa ia juga memiliki fungsi memperbaiki sel yang rusak.

Lebih dari itu, ia juga berperan penting dalam proses metabolism melalui pembentukan enzim dan hormon di dalam tubuh. Untuk mendukung pertumbuhan anak yang optimal, pastikan sebanyak 25 hingga 30 persen dari porsi makanan hariannya merupakan sumber protein.

Untuk mendukung asupan protein anak, berikan asupan pendamping ASI dengan Milna Bubur Bayi Organic Beras Merah. Bubur bayi ini dibuat untuk si kecil berumur lebih dari 6 bulan.

Makanan ini menjadi awal yang baik untuk si kecil yang baru mulai belajar makan. Dengan kandungan tinggi protein yang membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, Milna Bubur Bayi Organic Beras Merah juga merupakan sumber serat terbaik yang tinggi Kalsium, Zat Besi, dan Seng.