Mengungkap Fakta Kesehatan di Balik Produk Makanan Organik

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 10 Apr 2017, 16:42 WIB
Makanan organik selalu dikaitkan dengan makanan sehat. Namun, bagaimana dengan produk makanan organik?
Mengungkap Fakta Kesehatan di Balik Produk Makanan Organik

Klikdokter.com, Jakarta Makanan organik kian populer di kalangan masyarakat. Hal ini juga diikuti dengan menjamurnya produk makanan organik yang telah mengalami pengolahan sedemikian rupa dalam bentuk soda, kue, dan sereal. Di berbagai swalayan Anda bisa dengan mudah mendapatkannya.

Tren ini memunculkan banyak pertanyaan. Salah satu yang paling sering muncul adalah: apakah produk makanan organik olahan ini juga sesehat makanan organik non-olahan? Telitilah dahulu perbedaannya.

Makanan disebut organik jika proses pembuatannya dilakukan secara alami. Tanaman organik, hanya ditanam dengan menggunakan pupuk alami. Hama pada tanamannya pun ditebang secara manual.

Bagaimana dengan hewan organik? Tak berbeda jauh, hewan-hewan yang termasuk dalam kategori hewan organik tersebut diternakkan secara alami. Artinya, tidak ada hormon atau antibiotika yang diberikan.

Jadi, makanan organik tidak dimodifikasi secara genetika serta tidak memakai bahan kimia buatan, hormon, dan antibiotik dalam pengelolaannya. Inilah yang akhirnya membuat makanan organik dianggap lebih sehat.

Berbeda halnya dengan produk makanan organik olahan. Sebagai konsumen, Anda per-lu bersikap lebih teliti. Sebab belum tentu produk makanan tersebut benar-benar sehat. Nyatanya, beberapa produk makanan organik olahan terkadang menambahkan zat pemanis buatan, pengawet, pewarna, perasa, dan monosodium glutamat (MSG).

Jadi, bagaimana caranya supaya tidak terkecoh dalam memilih produk makanan organik? Pilihlah produk makanan organik yang mengandung bahan dasar organik minimal 95 persen. Selain itu, label organik tersebut harus memiliki sertifikat resmi dari badan terpercaya.

Nah, jangan sampai terkecoh hanya karena ada label organik, ya! Anda tetap harus cermat dalam memilih produk makanan organik supaya tetap mendapatkan manfaat kesehatannya secara optimal.

(BA/ RH)