Pakai Tabir Surya, Berapa SPF yang Harus Dipilih?

Oleh dr. Nadia Octavia pada 26 Mei 2017, 02:20 WIB
Tabir surya dengan SPF yang tepat mampu melindungi kulit dari dampak sinar ultraviolet.
Pakai Tabir Surya, Berapa SPF yang Harus Dipilih?

Klikdokter.com, Jakarta Tidak ada seorang pun yang ingin memiliki flek hitam di tubuhnya. Karena itu, Anda dianjurkan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF yang sesuai setiap kali keluar rumah.

Namun, menentukan nilai SPF tabir surya yang sesuai tidaklah semudah mengedipkan mata. Sebab untuk hal ini, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:

  1. Aktivitas

    Anda tidak terlalu sering beraktivitas di bawah sinar matahari atau lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan? Tabir surya dengan SPF 15 saja sudah cukup.

    Tapi jika Anda sering terpapar matahari, gunakanlah tabir surya SPF 30. Akan lebih baik jika tabir surya yang digunakan adalah yang tahan air (water resistant), apalagi jika Anda sering berkeringat atau memiliki hobi berenang di siang hari.

  2. Riwayat flek hitam dan/ atau kanker kulit

    Jika Anda memiliki riwayat flek hitam (melasma), kanker kulit, atau memiliki jenis kulit putih kaukasia, tabir surya minimal SPF 30 sangat sesuai untuk digunakan sehari-hari.

  3. Kulit sawo matang

    Dibandingkan dengan orang yang berkulit putih, Anda yang berkulit sawo matang cukup menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 15.

Untuk penggunaan tabir surya, Anda bisa memilih produk yang mengandung zinc oxide dan titanium oxide. Kandungan tersebut dapat meningkatkan kadar metallothionenin yang bersifat fotoprotektif, sehingga perlindungan terhadap sinar ultraviolet lebih maksimal.
Hal lain yang juga harus Anda perhatikan dari penggunaan tabir surya secara rutin. Sebaiknya oleskan berulang setiap 2 jam sekali. Terlebih jika Anda banyak berkeringat atau berurusan dengan air.

Ingat juga bahwa tebal dan tingginya nilai SPF pada krim tabir surya yang digunakan tidak akan sepenuhnya melindungi kulit dari dampak sinar ultraviolet. Cara yang paling baik adalah menghindari paparan sinar matahari secara langsung, dari pukul 09.00–16.00. Karena di saat itu, radiasi ultraviolet sedang dalam fase puncaknya.

(NB/ RH)