Usia Muda Tak Berarti Bebas Keriput

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 01 Agu 2017, 16:07 WIB
Tak perlu menunggu usia tua untuk membuat kulit Anda mulai keriput. Cari tahu penyebabnya di sini.
Usia Muda Tak Berarti Bebas Keriput

Klikdokter.com, Jakarta Setiap wanita akan merasa resah bila kulitnya mulai berkeriput. Apalagi jika Anda masih berusia muda. Ya, usia muda tak lagi menjadi jaminan Anda bebas keriput.

Kerutan halus biasanya muncul di daerah lipatan wajah seperti garis senyum dan dahi. Kerutan sebenarnya muncul karena beberapa faktor.

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan kulit keriput.

  1. Tidak pernah atau jarang menggunakan tabir surya

    Sinar matahari di siang hari adalah musuh utama kulit. Radiasi ultraviolet mempercepat proses penuaan alami.

    Paparan sinar ultraviolet memecah jaringan ikat kulit yang berisi serat kolagen dan elastin, yang terletak di lapisan kulit yang lebih dalam (dermis). Tanpa jaringan ikat yang mendukung, kulit kehilangan kekuatan dan fleksibilitasnya. Kemudian kulit pun melorot dan keriput sebelum waktunya.

  2. Usia

    Seiring bertambahnya usia, kulit menjadi kurang elastis dan lebih rapuh. Turunnya produksi minyak alami dapat mengeringkan kulit dan membuatnya tampak lebih keriput.

    Lemak di lapisan kulit yang lebih dalam akan berkurang. Hal ini menyebabkan kulit kendur dan kerutan halus di beberapa tempat. Keriput biasanya muncul di atas usia 40 tahun.

  3. Merokok

    Faktor lain yang menyebabkan kerutan halus di kulit adalah kebiasaan merokok. Merokok dapat mempercepat proses penuaan dini pada kulit Anda. Hal ini mungkin disebabkan oleh perubahan suplai darah ke kulit Anda.

  4. Kurang sayur dan buah

    Sayur dan buah yang mengandung antioksidan yang tinggi sebenarnya berguna untuk melawan radikal bebas sebagai penyebab kerutan di wajah. Sayur dan buah yang mengandung vitamin C dan E juga sesungguhnya bermanfaat untuk menjaga kadar kolagen dan keelastisan kulit.

Makanan yang mengandung astaxanthin juga baik untuk kulit. Astaxanthin atau antioksidan poten yang berasal dari alga haematococcus pluvialis juga dapat memperbaiki elastisitas kulit dan struktur kolagen pada kulit yang rusak akibat adanya radikal bebas. Kandungan kolagen dan elastin juga baik untuk memperbaiki kelenturan kulit.

Jika Anda memiliki faktor resiko yang tinggi untuk memiliki kerutan halus, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit untuk segera mendapatkan penanganan. Kulit keriput memang tidak berbahaya, tetapi hal tersebut bisa cepat terjadi bila tidak segera diatasi.

[BA/ RH]