Sudah Cukup Efektifkah Tabir Surya dengan SPF yang Rendah?

Oleh KlikDokter pada 09 Nov 2017, 10:41 WIB
Banyak orang mengira tabir surya dengan SPF yang rendah tidak cukup untuk melindungi diri dari sinar UV. Ketahui faktanya di sini.
Sudah Cukup Efektifkah Tabir Surya dengan SPF yang Rendah?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu kiat merawat wajah adalah dengan menggunakan tabir surya. Namun, ada yang menilai bahwa SPF yang rendah pada tabir surya kurang efektif. Bagaimana faktanya?

SPF, atau sun protection factor, merupakan indikator seberapa baik tabir surya dpat memantulkan sinar ultraviolet. Artinya SPF bukanlah komposisi melainkan indikator.

SPF yang beredar di pasaran memiliki beragam jumlah, seperti SPF 15, 30, dan 45. Hal yang membedakan hanyalah durasi dari efek pemakaian tabir surya itu sendiri.

Kenyataannya, SPF lebih tinggi belum tentu lebih baik dari SPF yang lebih rendah. Kadang kala SPF yang lebih tinggi memiliki bahan kimia yang lebih banyak, yang dapat berdampak buruk bagi kulit Anda.

Penting juga untuk mengoleskan ulang tabir surya setiap 2 jam, terutama jika Anda banyak beraktivitas di luar ruangan.

Kenapa perlu rutin dan berulang menggunakan tabir surya? Hal ini untuk mencegah terjadinya berbagai gangguan pada kulit, mengingat panasnya matahari sering kali menyerang langsung lapisan kulit paling luar.

Sinar UV yang dipaparkan secara langsung memiliki dua macam sinar, yakni UVA dan UVB. Sinar UVA akan merusak lapisan paling luar dan merusak kolagen serta elastin. Sementara, sinar UVB akan menembus epidermis dan merusak DNA sehingga sering kali menyebabkan bintik hitam.

Oleh karena itu, untuk kesehatan kulit yang maksimal, pemilihan tabir surya yang tepat menjadi sangat penting. Pastikan Anda menggunakan H2 Suncare dari H2 Health and Happiness agar wajah dan tubuh tetap terlindungi dari sinar matahari.

Mengandung zinc oxide 8% dan titanium dioxide 10%, tabir surya ini akan melindungi kulit wajah dari sinar UVA dan UVB yang mudah membuat kulit kusam, gelap, bahkan keriput.

Selain tabir surya SPF, jangan lupa juga untuk membawa perlengkapan lainnya, seperti payung, topi, dan kacamata. Risiko kanker kulit atau penyakit lainnya akibat sinar matahari tentu akan dapat berkurang, jika Anda lebih memperhatikan cara menjaga kulit.

[RS/ RH]