search

Mitos dan Fakta Nyeri Sendi

Banyak mitos-mitos yang beredar di masyarakat mengenai nyeri sendi
Mitos dan Fakta Nyeri Sendi

Klikdokter.com, Jakarta Banyak mitos-mitos yang beredar di masyarakat mengenai nyeri sendi. Tak jarang, mitos tersebut menyesatkan. Karena itu, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai nyeri sendi sebelum mulai memercayai informasi yang Anda dengar.

Nyeri sendi bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari pengapuran sendi (osteoartritis), peradangan karena asam urat, rematik dan infeksi, gangguan pada saraf , serta bisa disebabkan juga oleh cedera.

Baca Juga

Salah satu nyeri sendi yang paling sering terjadi adalah nyeri sendi pada lutut karena merupakan sendi yang sangat aktif dan memiliki beban yang berat. Sendi lutut menerima sekitar 70% dari berat badan.

Pada usia lanjut, kasus osteoartritis menyebabkan sendi menjadi rusak akibat proses penuaan atau karena menerima beban yang terlalu berat.

Faktor risiko terjadinya nyeri sendi antara lain:

  • Genetik

Riwayat penyakit peradangan sendi seperti asam urat dan rematik dalam keluarga meningkatkan kemungkinan keturunannya memiliki hal yang sama.

  • Usia

Semakin bertambah usia, risiko untuk memiliki osteoartritis akan meningkat, terutama pada usia lanjut.

  • Partisipasi dalam kegiatan olahraga

Olahraga membutuhkan pergerakan yang aktif dan melibatkan banyak sendi, sehingga kemungkinan untuk terjadi cedera lebih besar.

  • Berat badan berlebih

Semakin berat beban yang diterima sendi, semakin besar kemungkinannya untuk mengalami nyeri.

  • Pekerjaan

Beberapa pekerjaan membutuhkan pergerakan sendi yang berkali-kali terjadi. Hal ini dapat meningkatkan stres pada sendi dan menyebabkan cedera.

1 dari 2

Mitos dan Fakta

loading
  • Mitos: Membunyikan sendi seperti jari tangan dapat menyebabkan pengapuran.

Fakta: Kebiasaan membunyikan sendi jari tidak menyebabkan pengapuran sendi, melainkan dapat mengurangi kekuatan genggaman jari tangan.

  • Mitos: Semua nyeri sendi disebabkan oleh peradangan.

Fakta: Robekan pada bantalan sendi, kista, gangguan sarafdan gangguan struktur lainnya juga dapat menyebabkan nyeri sendi.

  • Mitos: Suplemen glukosamin dapat menyembuhkan nyeri sendi.

Fakta: Glukosamin bukan merupakan obat anti nyeri sehingga tidak dapat mengurangi nyeri pada sendi.

Fakta: Tulang keropos atau osteoporosis pada dasarnya tidak menimbulkan gejala sampai terjadi gangguan struktur yang dapat terlihat seperti tulang punggung membungkuk dan patah tulang.

Kini Anda tahu mana informasi yang hanya mitos belaka dan bagaimana fakta nyeri sendi yang sebenarnya. Semoga informasi yang disampaikan ini menambah wawasan Anda mengenai nyeri sendi, sehingga tidak mudah percaya dengan mitos-mitos yang tidak benar.

[NP/ RH]

ARTIKEL TERKAIT

Inilah 5 Penyebab Utama Nyeri Sendi

Spesialis
03 Apr

Nyeri Sendi dan Nyeri Otot, Apa Bedanya?

Spesialis
14 Feb

Sakit Lutut, Benarkah Akibat Asam Urat?

Spesialis
10 Okt

Sakit Lutut, Istirahat Total atau Tetap Beraktivitas?

Spesialis
10 Okt

Mengapa Nyeri Sendi Kerap Terjadi Seiring Bertambahnya Usia?

Spesialis
13 Jul

REAKSI ANDA

5 KOMENTAR

Avatar
Syah Um
2 Tahun Lalu

Usia ku baru 26th .tapi 2th belakangan ini sering terjadi sakit dibagian lutut dan telapak kaki ... Terasa macam ada benda berat .mohon info nya

Avatar
Donny putra melayu
2 Tahun Lalu

apa obat anti nyeri sendi di bagian lutut terasa bila di bawa jongkok.

Avatar
Emil Chang Destiny
2 Tahun Lalu

kalau rasa nyeri di siku tangan terasa sakit saat di gerakkan.apakah termasuk rematik,Dokter?

Avatar
Ayu Maria
3 Tahun Lalu

Dok, nyeri perut sebelah kiri itu knp ya rasanya kyk nusuk gt

Avatar
Toke Langka
3 Tahun Lalu

Asllmu'allaikum . salam sejah tera dok.. Saya mau tanya yang bagus obat apa buat radang tulang . terimakasih dok

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat