Cara Aman Masak Nasi agar Terhindar dari Diabetes

Oleh KlikDokter pada 06 Feb 2018, 13:44 WIB
Nasi sering dianggap sebagai musuh utama penderita diabetes karena karbohidratnya yang tinggi. Bagaimana cara aman memasaknya?
Cara Aman Masak Nasi agar Terhindar dari Diabetes (Africa Studio/shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Belakangan ini makin banyak penelitian yang menghubungkan konsumsi nasi putih dengan risiko terkena diabetes tipe 2. Bahkan, ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa warga Asia yang makanan utamanya adalah nasi, ternyata memiliki tingkat diabetes lebih tinggi.

Meski demikian, hasil penelitian tersebut tidak menjelaskan proses memasak nasinya, apakah malalui proses tanak, goreng, atau cara-cara lainnya. Padahal, proses memasak nasi ikut berperan dalam menentukan kadar gula dalam darah akibat tingginya kandungan karbohidrat pada nasi.

Cara aman memasak nasi untuk penderita diabetes

Bagi para penderita diabetes, selain gula, nasi kerap dianggap sebagai musuh utama karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Namun, ini bukan berarti nasi dilarang untuk dikonsumsi.

Ada beberapa aturan yang diperhatikan. Mulai dari jumlah nasi yang dikonsumsi, menyeimbangkan nasi dengan menambahkan banyak sayur serta buah yang tinggi serat, mengombinasikannya dengan protein, dan yang tak kalah penting adalah cara memasak nasi yang Anda konsumsi.

Supaya nasi yang Anda masak aman untuk dikonsumsi, Anda dapat mengakalinya dengan mencampurkan tepung kelapa. Tepung kelapa dikenal memiliki kandungan serat yang tinggi, rendah karbohidrat, dan bebas gluten. Karena kandungan seratnya yang tinggi, tepung kelapa dapat membantu Anda terhindar dari pelonjakan kadar gula darah.

Jika dulu tepung kelapa sulit dicari, kini hadir H2 Tepung Kelapa, salah satu produk H2 Food Series dari H2 Health and Happiness, untuk memenuhi kebutuhan Anda sebagai campuran untuk memasak nasi. Caranya mudah, tinggal mencampurkan 20 gram H2 Tepung Kelapa ke dalam 100 gram nasi (bersamaan ketika ditanak), untuk mengurangi angka indeks glikemik sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes.

Selain menjadi campuran nasi, H2 Tepung Kelapa juga dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu. Ini karena 100 gram tepung kelapa mengandung serat 8x lebih tinggi dibandingkan tepung terigu.

Sebuah studi di Inggris menyarankan Anda untuk mengganti penggunaan tepung terigu  guna menurunkan indeks glikemik dalam tubuh. Selain itu, hasil penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor membuktikan bahwa H2 Tepung Kelapa dapat menurunkan indeks glikemik nasi sekitar sebesar 45%, dari yang awalnya senilai 89, ketika dicampurkan dengan H2 Tepung Kelapa sebanyak 25% dapat turun menjadi 49.

Nah, bagi Anda penderita diabetes atau Anda yang memiliki risiko mengalami diabetes karena riwayat keturunan, sekarang Anda tak perlu lagi merasa takut saat mengonsumsi nasi dengan adanya H2 Tepung Kelapa. Tapi harus diingat, nasi hanya satu dari banyak faktor penyebab utama diabetes.

Hindari makanan yang memiliki kadar gula tinggi, minuman dengan pemanis buatan, aneka goreng-gorengan seperti kentang goreng, hingga makanan yang kaya lemak trans. Dan yang paling penting adalah selalu menjalankan pola hidup sehat yang seimbang dengan aktivitas fisik. Di samping itu, jangan malas untuk memeriksakan kesehatan diri secara berkala, khususnya Anda yang memiliki riwayat keturunan penyakit diabetes.

(RN/ RH)