Tanaman yang Ampuh Atasi Diabetes

Oleh KlikDokter pada 06 Feb 2018, 13:54 WIB
Mengonsumsi makanan dari beberapa tanaman tertentu dapat membantu Anda mengendalikan diabetes. Apa saja? Cek selengkapnya di sini
Tanaman yang Ampuh Atasi Diabetes (Africa Studio/shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Diabetes, atau yang sering disebut sebagai penyakit gula darah, merupakan penyakit metabolik yang tidak dapat disembuhkan. Tapi jangan khawatir, diabetes dapat (dan harus) dikontrol. Jika dibiarkan terus-menerus, Anda akan berhadapan dengan risiko komplikasi pada organ tubuh lain seperti ginjal, jantung, mata, serta kerusakan saraf.

Memang penyakit ini dapat dikontrol dengan tata laksana medikamentosa, yaitu dengan obat diabetes. Namun, ini harus diseimbangi pula dengan pola hidup yang sehat.

Salah satu pola hidup sehat untuk menjaga kestabilan kadar gula darah adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat, seperti tepung kelapa. Tepung kelapa memiliki kandungan serat yang tinggi dan rendah karbohidrat. Kandungan seratnya yang tinggi menjadikan tepung kelapa sebagai pencegah meningkatnya gula darah.

Karena khasiatnya, banyak orang yang mulai beralih ke tepung kelapa sebagai pengganti tepung terigu. Tak hanya itu, tepung kelapa juga dapat digunakan sebagai campuran saat memasak nasi untuk mengurangi angka glikemik indeks, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes.

Semua manfaat kesehatan dari tepung kelapa ini bisa Anda dapatkan dari H2 Tepung Kelapa, salah satu produk H2 Food Series dari H2 Health and Happiness, yang 100 persen organik, bebas gluten, tidak mengandung zat aditif dan bahan pengawet, serta vegan-friendly.

H2 Tepung Kelapa juga dapat menjaga pencernaan Anda lebih sehat, mencegah konstipasi, mengontrol berat badan, memperlambat pengosongan lambung sehingga Anda merasa kenyang lebih lama, serta mencegah terjadinya penyakit seperti diabetes melitus, kardiovaskuler, dan kanker usus.

Hasil penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor membuktikan bahwa H2 Tepung Kelapa dapat menurunkan indeks glikemik nasi sekitar sebesar 45%, dari yang awalnya senilai: 89, ketika dicampurkan dengan H2 Tepung Kelapa sebanyak 25% dapat turun menjadi : 49.

Selain tepung kelapa, ada pula jenis makanan dari beberapa sumber tanaman yang digadang-gadang memiliki efek untuk mengendalikan diabetes, yang dapat Anda gunakan sebagai variasi menu harian. Di antaranya adalah:

  • Kelabat (fenugreek). Biji-bijian yang sering digunakan masyarakat India sebagai penyedap makanan ini dapat menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah. Nantinya ini akan mengalihkan glukosa ke jaringan perifer sehingga kadar glukosa dalam darah menurun.
  • Lidah buaya. Khasiatnya pada rambut sudah tidak diragukan lagi. Tetapi diam-diam, tanaman ini juga dapat diandalkan untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa—yaitu kadar gula darah ketika tidak ada satu pun makanan yang masuk ke dalam tubuh dalam jangka waktu kurang dari 8 jam—dan kadar hemoglobin A1c (HbA1c) atau disebut juga hemoglobin yang terglikasi.
  • Kayu manis. Sel-sel lemak lebih mudah diakses oleh insulin dan mengonversikan glukosa menjadi energi karena tumbuhan yang satu ini.
  • Bawang putih: Tanaman ini dapat menurunkan kadar gula darah serta perbaikan sel pankreas, sehingga merangsang pankreas untuk memproduksi insulin.
  • Ginseng. Mengonsumsi ginseng secara teratur dapat membantu Anda menstabilkan kadar glukosa darah sekaligus meningkatkan kadar insulin dalam tubuh.
  • Pare. Di balik rasanya yang pahit, ternyata kandungan charantin dan polipeptida-p di dalamnya dapat merangsang sel beta pankreas untuk memproduksi insulin.

Selain mengonsumsi makanan yang bergizi dan tepat, faktor penting yang dapat membantu Anda dalam mengontrol kadar gula dalam darah adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Bagi para penderita diabetes dan memiliki riwayat keturunan diabetes, jangan menunda-nunda untuk melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter. Dengan demikian, kondisi Anda selalu terpantau dan terhindar dari komplikasi. 

(RN/ RH)