Tips Menjaga Nutrisi Anak agar Terpenuhi Selama Puasa

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 13 Jun 2018, 11:48 WIB
Meski tidak diwajibkan, beberapa orang tua sudah mengajarkan puasa setengah hari pada anaknya. Berikut cara menjaga agar nutrisi anak tetap terjaga saat puasa.
Tips Menjaga Nutrisi Anak agar Terpenuhi Selama Puasa (GUNDAM_Ai/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Orang dewasa yang beragama Muslim memang diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadan. Namun tidak demikian halnya dengan anak-anak. Walau begitu, banyak orang tua yang mulai melatih anaknya untuk berpuasa sejak usia dini.

Saat menjalani puasa, anak-anak berpotensi mengalami kelelahan, dehidrasi serta dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisiknya. Inilah sebabnya mengapa penting untuk memerhatikan kebiasaan makan mereka selama puasa dan memastikan nutrisinya tetap terpenuhi.

Berikut adalah beberapa kiat untuk menjaga nutrisi anak agar tetap terpenuhi dan pengalaman berpuasanya terasa menyenangkan:

1. Mulai puasa secara bertahap

Jangan memaksakan anak untuk melakukan puasa satu hari penuh jika belum siap. Tanyakan kekuatan anak Anda secara berkala. Puasa setengah hari mungkin merupakan pilihan tepat untuk anak yang baru pertama melakukan puasa.

Hal ini bertujuan agar tubuh anak Anda beradaptasi terlebih dahulu dengan frekuensi makan yang berbeda dari sebelumnya. Setiap anak memiliki keadaan tubuh yang berbeda, tergantung dengan beda status gizi, beda kesehatan secara keseluruhan dan beda aktivitas yang dilakukan. Jadi sesuaikan keadaan anak dengan puasa yang dijalani.

2. Menu sehat untuk sahur

Selama sahur, anak-anak harus mengonsumsi banyak protein, seperti selai kacang, keju rendah lemak, telur, oatmeal, daging, serta susu. Mereka pun harus meningkatkan asupan serat seperti buah dan sayur.

Jenis makanan ini akan membuat anak kenyang lebih lama dan tidak membuat insulin meningkat secara cepat yang menyebabkan anak merasa cepat lapar dan lemas. Jangan lupa juga untuk minum cukup air agar anak terhindar dari dehidrasi.

3. Penuhi nutrisi yang dibutuhkan saat berbuka puasa

Untuk buka puasa sebaiknya anak Anda memenuhi kebutuhan cairan yang hilang selama menjalankan ibadah puasa. Prinsipnya tetap, harus mengonsumsi delapan gelas air dalam sehari. Jus dan susu juga boleh dikonsumsi saat berbuka untuk mengisi kembali kalori yang hilang selama puasa.

Mengonsumsi serat penting, karena buah akan memberikan energi yang dibutuhkan anak-anak dan membantu mereka merasa segar.Buah juga dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak saat menjalani puasa.

4. Hindari konsumsi makanan dan minuman tertentu

Anak-anak harus menghindari minuman berkarbonasi yang dapat menyebabkan kembung dan mengganggu pencernaan. Mereka juga harus menghindari makanan tinggi gula agar tidak terjadi peningkatan tajam pada insulin yang dapat menyebabkan lapar lebih cepat.

Jika ingin mengonsumsi makanan kalori tinggi, pilih makanan yang mengandung serat tinggi juga di dalamnya seperti oatmeal.

Selain itu, hindari konsumsi makanan asin untuk mencegah rasa haus dan makanan yang pedas atau digoreng. Pada dasarnya, mereka harus menghindari makanan yang banyak diproses, serta makanan yang berlemak.

5. Atur porsi makan dan aktivitas yang cukup

Sangat penting untuk tidak memaksa anak-anak makan terlalu banyak. Makan berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, serta perut kembung dan tidak nyaman. Oleh karena itu, pilihan terbaik adalah dengan melakukan puasa setengah hari, sehingga anak dapat menghindari makanan besar di sekali waktu.

Anak-anak juga harus menghindari aktivitas fisik yang memiliki intensitas tinggi, agar tingkat energi yang mereka butuhkan untuk mempertahankan puasa juga tidak terlalu besar. Lindungi keseharian anak dengan memberikan perlindungan maksimal, salah satunya dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun.

6. Beri makanan bergizi seimbang

Anak harus mendapatkan makanan yang bergizi seimbang agar mereka memiliki cukup energi hingga waktu buka puasa tiba.

Dengan memberikan nutrisi yang tepat selama berlatih puasa, anak akan terhindar dari dehidrasi serta segala macam penyakit. Dengan demikian, proses tumbuh kembang anak pun dapat berjalan dengan baik.

Selain jenis makanan dan porsi makanan yang harus pas, hal penting lain yang harus dilakukan oleh anak sebelum makan saat sahur dan berbuka puasa adalah mencuci tangan, agar terhindar dari segala macam penyakit yang bisa ditimbulkan dari kuman di tangan yang kotor.

[NP/ RH]