Ini Bedanya Kandungan Gizi Susu Hamil dan Suplemen Kehamilan

Oleh dr. Grace Valentine pada 10 Agu 2018, 10:53 WIB
Susu hamil dan suplemen kehamilan sama-sama dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil. Apa perbedaan di antara keduanya?
Ini Bedanya Kandungan Gizi Susu Hamil dan Suplemen Kehamilan (GracePhotos/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memenuhi kebutuhan gizi selama hamil sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Guna memenuhi kebutuhan itu, susu hamil dan suplemen kehamilan sering dipilih sebagai alternatif utama.

Ya, susu hamil maupun suplemen kehamilan memang tampak tak bisa dipisahkan dari ibu hamil. Ini karena kedua asupan tambahan tersebut terbukti mampu memenuhi kebutuhan gizi, khususnya pada ibu hamil yang tidak dapat mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang setiap hari.

Kandungan gizi susu hamil

Komposisi gizi susu hamil telah diformulasikan khusus untuk ibu hamil, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi yang terus bertambah seiring usia kehamilan. Jika ditinjau lebih dalam, berikut adalah kandungan gizi susu hamil berserta manfaatnya bagi kehamilan:

  • Susu hamil memiliki kandungan protein, karbohidrat, lemak, kalsium, kolesterol, vitamin, dan mineral. Pada susu hamil, kadar lemak dan kolesterol biasanya lebih sedikit dibandingkan dengan susu biasa. Walau begitu, susu hamil terbukti lebih baik dalam memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan dibandingkan susu biasa.
  • Susu hamil dilengkapi dengan kandungan asam folat, AA, dan DHA. Ketiga kombinasi zat gizi tersebut berfungsi menunjang perkembangan saraf janin. Kandungan asam folat di dalam susu hamil juga diyakini memiliki kemampuan untuk mencegah bayi terlahir dengan kecacatan yang disebabkan oleh masalah neural tube defect.
  • Susu hamil mengandung tambahan zat gizi lain, seperti zat besi, seng, kalsium, fosfor, vitamin A, B1, B2, B6, B12, C, D, dan E dalam jumlah yang disesuaikan khusus untuk ibu hamil. Dengan adanya nutrisi tambahan ini, volume darah pada ibu hamil pun bisa meningkat, sehingga anemia saat kehamilan tak akan terjadi.

Kandungan gizi suplemen kehamilan

Sama halnya dengan susu hamil, suplemen kehamilan juga merupakan asupan tambahan untuk ibu hamil. Fungsinya kurang lebih sama, yaitu membantu memenuhi kebutuhan zat gizi selama kehamilan yang tak bisa didapatkan dari makanan sehari-hari.

Hingga saat ini, berbagai jenis suplemen kehamilan yang beredar di pasaran memiliki kandungan gizi tambahan yang bervariasi. Kandungan yang umumnya ada di dalam suplemen kehamilan adalah: zat besi, asam folat, kalsium, vitamin A, B, C, D, E, DHA, zink, dan mikronutrien lain dalam dosis yang disesuaikan untuk kebutuhan ibu hamil.

Mana yang terbaik?

Susu hamil dan suplemen kehamilan sama-sama dapat menunjang kebutuhan gizi ibu hamil. Bedanya, susu hamil mengandung sejumlah makronutrien penting yang umumnya tidak ditemukan pada suplemen kehamilan.

Namun, apa pun pilihan Anda, asupan tambahan tersebut tetap harus dikombinasikan dengan konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Ini karena susu hamil dan suplemen kehamilan hanya berfungsi sebagai pelengkap untuk memenuhi zat gizi yang tidak berhasil Anda dapatkan dari makanan sehari-hari.

Satu hal yang perlu diperhatikan, susu hamil dan suplemen kehamilan tetap harus dikonsumsi berdasarkan anjuran yang tertera pada label kemasan. Jika berlebihan, bukan tak mungkin masalah kehamilan akan terjadi kemudian.

Jadi, mana yang menurut Anda paling baik untuk menunjang kebutuhan gizi selama hamil? Apakah susu hamil, suplemen kehamilan, atau keduanya? Agar tak salah pilih, akan lebih baik bila Anda berkonsultasi langsung pada dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

(NB/ RH)