4 Kiat Sehat Naik Transportasi Umum

Oleh dr. Anita Amalia Sari pada 08 Okt 2018, 14:10 WIB
Transportasi umum bisa menjadi media penyebaran kuman penyebab penyakit. Ikuti tips ini agar Anda tetap sehat meski harus menggunakannya.
4 Kiat Sehat Naik Transportasi Umum (Maridav/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Jadwal yang ketat dan kesibukan yang padat membuat Anda harus mencapai kantor secepatnya. Untungnya, ada transportasi umum yang selalu sedia membantu Anda setiap saat.

Memang untung, tapi Anda harus tetap hati-hati agar tidak ‘buntung’. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa transportasi umum bisa mengandung berbagai jenis kuman, yang dapat memberikan gangguan kesehatan berat pada tubuh.

Penelitian terhadap permukaan dalam bus umum di Bangladesh pada tahun 2016 silam, terhadap 45 sampel yang dikumpulkan dari 15 bus. Hasilnya ditemukan bahwa pegangan bus, lengan kursi, dan tempat duduk sudah terkontaminasi oleh kuman berbahaya.

Jenis kuman yang paling dominan ditemukan adalah bakteri pathogen, seperti E. coli, salmonella typhi, dan shigela, serta bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA).

  • E. coli

E. coli adalah jenis bakteri yang berasal dari kotoran manusia. Bila masuk ke tubuh, ia dapat menyebabkan gejala diare dan nyeri perut

  • Salmonella typhi

Salmonella typhi adalah jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit demam tifoid. Gejala yang timbul antara lain demam tinggi, lidah kotor, mual dan muntah, serta diare maupun konstipasi.

  • Shigella

Shigella adalah kelas bakteri yang dapat menyebabkan penyakit disentri, yang ditandai dengan gejala buang air besar berdarah.

  • MRSA

MRSA merupakan jenis bakteri Staphylococcus aureus yang kebal terhadap obat metisilin. Bakteri jenis ini menjadi momok di kalangan tenaga kesehatan, karena sulitnya dieradikasi saat berhasil masuk ke dalam tubuh pasien.

Tetap sehat saat naik transportasi umum

Transportasi umum memang dapat menjadi sarang kuman penyebab penyakit. Namun bukan berarti Anda dilarang untuk menggunakannya. Anda hanya perlu melindungi diri dari kuman-kuman tersebut dengan melakukan upaya berikut ini:

  1. Memotong pendek kuku tangan

Kuku panjang memudahkan masuknya partikel kotoran yang mengandung kuman ke tangan Anda. Kuman ini dapat masuk ke dalam tubuh saat Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata. Bila sudah berhasil masuk, bukan tak mungkin kesehatan saluran cerna Anda akan mengalami gangguan dan memberikan gejala berupa diare, konstipasi, dan lain-lain.

  1. Rajin mencuci tangan

Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir segera setelah Anda turun dari transportasi umum. Jika tidak ada sabun dan air, Anda dapat menggunakan hand sanitizer.

  1. Jaga daya tahan tubuh

Pastikan Anda mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang setiap hari. Hal ini bertujuan agar daya tahan tubuh Anda terjaga dengan baik, sehingga kuman tidak mudah menginfeksi.

  1. Bersihkan tubuh secara menyeluruh

Saat tubuh Anda berkeringat, kuman akan lebih mudah berkembang biak. Karenanya, agar tidak terkena penyakit, sebaiknya Anda segera membersihkan tubuh setelah menggunakan transportasi umum.

Saat membersihkan tubuh, pastikan Anda menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun anti-kuman agar tubuh mendapatkan perlindungan ekstra dari kuman berbahaya.

Dengan menerapkan tips di atas dengan saksama, Anda tak perlu khawatir terhadap incaran kuman yang bersembunyi transportasi umum. Selamat mencoba!

(NB/ RH)