Tips Agar Belajar Matematika Menyenangkan untuk si Kecil

Oleh KlikDokter pada 26 Nov 2018, 08:30 WIB
Si Kecil merasa bosan saat belajar matematika? Tak perlu gundah, ini tips yang bisa Bunda terapkan.
Tips Agar Belajar Matematika Menyenangkan untuk si Kecil (Rawpixel.com/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kecerdasan logika matematika merupakan salah satu bentuk kecerdasan majemuk untuk memahami kondisi atau situasi dengan menggunakan perhitungan matematis, serta melalui penalaran analisa-sintesa. Namun, mengajarkan sesuatu yang berhubungan dengan matematika pada si Kecil bukanlah perkara mudah. Selain membosankan, matematika juga menuntut orang yang mempelajarinya untuk mengingat banyak rumus dan hal-hal rumit lainnya.

Kendati begitu, Bunda tak perlu khawatir. Bunda bisa melakukan siasat agar si Kecil tetap merasa senang saat belajar matematika. Beberapa tips yang bisa Bunda terapkan untuk hal ini, di antaranya:

1. Belajar di lingkungan terbuka

Matematika bisa dikaitkan dengan keadaan alam sekitar. Contohnya, saat sedang belajar menghitung, si Kecil dapat belajar menggunakan alat peraga berupa daun atau bunga berwarna. Bunda juga bisa mengajak si Kecil ke swalayan untuk mencoba menghitung berapa jenis sayur yang ada si sana.

2. Gunakan trik rumus

Cari tahu mengenai cara unik menyelesaikan soal matematika sederhana. Setelah tahu, tunjukan pada si Kecil bahwa Bunda bisa melakukan ‘sulap’ untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang ada di buku matematikanya.

Selain dua cara di atas, Bunda juga bisa mengajarkan matematika pada si Kecil dengan menggunakan permainan. Salah satu ide bermain yang sesuai adalah lompat geometri. Caranya:

  • Gunting kertas warna-warni menjadi bentuk geometri. Ukuran besar untuk di lantai dan ukuran kecil untuk di kotak dadu.
  • Buat dadu dari kardus bekas, atau jika punya kardus berbentuk kotak bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
  • Pasangkan bentuk-bentuk geometri kecil pada kardus dadu dan yang besar di lantai.
  • Ajak si Kecil melempar dadu, lihat bentuk apa yang muncul. Kalu ajak si Kecil untuk melompat atau berlari ke bentuk yang dimaksud tersebut.
  • Beritahu Si Kecil tiap bentuk yang diinjaknya.
  • Permainan ini bisa dilakukan dengan berkelompok.

Jangan lupakan stimulasi

Supaya efektif dan minat si Kecil pada matematika maupun pelajaran lain menjadi lebih tinggi, Bunda dapat mengombinasikan penerapan cara di atas dengan melakukan stimulasi berikut ini:

  • Kenalkan konsep bentuk, ukuran, dan angka pada si Kecil sejak usia dini
  • Kenalkan dan rangsang rasa ingin tahu si Kecil dengan buku maupun film mengenai ilmu pengetahuan
  • Lakukan permainan yang menggunakan strategi bersama si Kecil
  • Ajak si Kecil untuk melakukan percobaan sederhana

Apabila stimulasi sudah dilakukan, Bunda dapat melakukan evaluasi. Pada tahap ini, Bunda bisa mencari tahu di mana letak kelemahan si Kecil. Jika sudah ketemu, cobalah untuk memperbaiki kelemahan tersebut secara berkala.

Untuk diketahui, langkah-langkah di atas merupakan bagian dari modul digital yang berjudul Multiple Inteligence Play Plan atau MI Play Plan. Bunda dapat mengaksesnya di https://www.morinagamiplayplan.com.

1 of 2

Lengkapi dengan ini

Supaya keinginan si Kecil dalam mempelajari matematika tidak luntur, sandingkan tips di atas dengan memberikannya makanan sehat dan bergizi seimbang. Beberapa makanan yang bisa Bunda berikan, meliputi:

  • Omega-3

Omega-3 berfungsi untuk menunjang perkembangan otak Si Kecil berkat kandungan DHA (Docosahexaenoic acid) di dalamnya. Omega-3 bisa Bunda temukan pada ikan salmon, ikan hering, sayur bayam, susu dan telur.

  • Omega-6

Omega-6 dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil. Zat gizi ini bisa Bunda temukan pada biji chia, kacang almon dan kacang mede.

  • Kolin

Kolin sangat penting untuk otak. Zat gizi ini bermanfaat untuk proses pembentukan jaringan saraf di otak dan membran sel otak. Kolin dapat ditemukan pada telur, daging ayam, daging sapi, dan ikan sarden.

  • Zat besi

Zat besi berperan dalam menjaga saraf di otak agar dapat melakukan fungsinya dengan baik, juga membantu kerja enzim yang penting untuk perangsangan saraf.  Bunda dapat menemukan zat besi pada bayam, tomat, telur, dan kacang merah.

Jika merasa bahwa si Kecil belum mendapat pasokan zat gizi sesuai kebutuhan hariannya, Bunda dapat menjadikan serangkaian produk Morinaga berikut ini sebagai solusinya.

Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare+ Prodiges merupakan susu pertumbuhan si Kecil di usia 1–3 tahun, dengan Formula Platinum MoriCare+ Prodiges. Inovasi Unggulan berupa sinergi nutrisi antara faktor kecerdasan multitalenta, pertahanan tubuh ganda dan faktor tumbuh kembang optimal mendukung si Kecil menjadi Generasi Platinum yang multitalenta.

Morinaga Chil School Platinum MoriCare+ Prodiges merupakan susu pertumbuhan si Kecil di usia 4–12 tahun dengan Formula Platinum MoriCare+ Prodiges. Inovasi Unggulan berupa sinergi nutrisi antara faktor kecerdasan multitalenta, faktor pertahanan tubuh ganda dan faktor Tumbuh kembang optimal mendukung si Kecil menjadi Generasi Platinum yang Multitalenta.

Optimalkan modal dasar kecerdasan si Kecil dengan nutrisi yang terkandung di dalam Morinaga Chil School Platinum MoriCare+ Prodiges untuk tumbuh kembang otak si Kecil.

Tips di atas tak hanya membuat si Kecil senang belajar matematika, tapi juga bermanfaat untuk menunjang tumbuh kembang otak maupun fisik si Kecil dengan lebih optimal. Hal ini membuat Si Kecil memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi Generasi Platinum di masa depan. Salam Generasi Platinum!

(NB/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓