6 Tips Menangani si Kecil yang Malas Belajar

Oleh KlikDokter pada 27 Nov 2018, 09:00 WIB
Menangani Si Kecil saat sedang malas belajar memang tidak mudah. Tapi sebenarnya ada tips mudah yang bisa Bunda coba.
6 Tips Menangani si Kecil yang Malas Belajar (Mama Belle and the kids/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah tiba-tiba si Kecil mengeluh malas belajar? Jika ini terjadi sesekali, bisa jadi penyebabnya adalah rasa bosan dan ini tergolong wajar. Namun, jika si Kecil juga malas untuk pergi ke sekolah, Bunda dan Ayah perlu khawatir. Bila dibiarkan, ini bisa mengganggu proses belajar dan prestasinya di sekolah. Ada tips yang bisa Bunda catat dan terapkan untuk menangani si Kecil yang malas belajar.

Saat si Kecil menunjukkan sikap malas belajar, jangan langsung memarahi atau memaksanya untuk kembali membuka buku pelajarannya. Semakin Bunda memaksanya, bisa jadi ia akan berontak dan menolak untuk belajar. Untuk mengatasi hal ini, coba lakukan cara-cara di bawah ini.

  1. Cari penyebab si Kecil malas belajar

Ketika Si Kecil mengalami periode malas belajar, sebaiknya Bunda jangan langsung menyalahkannya. Mungkin saja ada suatu alasan yang mendasarinya, misalnya ada masalah di sekolah atau masalah lain yang perlu Bunda cari tahu dan selesaikan.

Selain kemungkinan adanya masalah di sekolah, masalah di rumah atau lingkungan belajar juga bisa memengaruhi performa dan semangat belajar si Kecil. Hal lain yang juga bisa bikin si Kecil malas belajar adalah adanya permainan baru yang menyita perhatian dan konsentrasinya, bosan, penat, atau jadwal sekolah dan les yang terlalu padat.

  1. Cobalah untuk ikut terlibat dalam proses belajar

Saat si Kecil terlihat malas belajar, salah satu cara yang bisa Bunda lakukan adalah mencoba untuk ikut terlibat dalam proses belajarnya. Misalnya dengan menawarkan bantuan untuk mengajarkan si Kecil, membantunya mengerjakan pekerjaan rumah, atau mengetahui pelajaran apa yang tengah ia dalami. Dengan demikian, ada kesempatan untuk berkomunikasi agar si Kecil terbuka mengenai proses belajarnya selama ini—seperti apa mata pelajaran yang ia suka atau sebaliknya.

Jika ada mata pelajaran yang kurang atau tidak ia sukai, cari tahu kenapa dan berusahalah untuk menemukan cara-cara belajar yang menarik dan seru Dengan demikian perlahan si Kecil menyukai mata pelajaran yang tadinya tak ia sukai.

  1. Belajar sambil bermain

Bermain dapat merangsang imajinasi si Kecil sekaligus mendorongnya untuk memecahkan masalah. Rasa ingin tahun si Kecil pun tumbuh, lalu memengaruhi kreativitasnya. Ketika ia bermain, Bunda dan Ayah harus memperkaya lingkungan dengan benda atau hal lain yang bisa membuka kesempatan bagi si Kecil untuk sekaligus belajar.

Saat memilih permainan untuk si Kecil, pilihlah permainan menyenangkan yang dapat merangsang kognitif, emosional, perkembangan fisik, serta sosial. Dengan memilih permainan yang tepat dan sesuai usianya, secara otomatis si Kecil sudah bereksplorasi dan mengembangkan kecerdasan multitalentanya.

  1. Memberikan arahan positif

Buatlah belajar dan sekolah menjadi suatu pengalaman yang positif untuk si Kecil. Cobalah untuk berbagi pengalaman positif yang menyenangkan tentang masa sekolah Bunda dulu sambil belajar bersama. Ini akan membantu si Kecil mengubah pola pikirnya terhadap belajar dan sekolah. Quality time seperti ini juga dapat membuat si Kecil lebih nyaman saat Bunda membantunya mengerjakan pekerjaan rumah atau menyelesaikan masalah yang ia hadapi di sekolah.

Tanamlah juga kepada si Kecil untuk selalu jujur. Jika ia melakukan suatu kesalahan, ajari si Kecil untuk memperbaiki kesalahan tersebut dan menyelesaikannya di sekolah. Ini akan membuat si Kecil kembali bersemangat untuk belajar.

  1. Membuat lingkungan belajar yang menyenangkan

Kondisi lingkungan belajar si Kecil penting untuk mempertahankan dan meningkatkan semangat belajarnya. Buatlah lingkungan belajar yang menyenangkan dan senyaman mungkin.

Nyaman yang dimaksud di sini adalah tersedianya meja untuk menulis, suhu udara yang tidak terlalu panas atau dingin, ruangan yang tenang, dan bebas dari ha-hal yang bisa mengganggu konsentrasinya (seperti konsol permainan, komik, dan lain-lain). Dengan demikian, si Kecil akan lebih fokus belajar.

Pastikan juga baik Bunda maupun Ayah harus mengajak si Kecil belajar dengan cara yang baik dan menyenangkan, bukan dengan cara memaksa atau dengan tekanan.

  1. Memberikan motivasi

Supaya si Kecil rajin belajar, tentu saja ia perlu diberikan motivasi. Berikan pengertian mengenai manfaat belajar untuk prestasi dan fondasi penting dalam menggapai cita-cita. Bila perlu, temukan panutan yang baik yang bisa ia contoh untuk meningkatkan motivasi belajarnya.

Selain itu, motivasi belajar si Kecil juga dapat ditingkatkan dengan penerapan metode belajar yang interaktif dan asyik. Misalnya saat belajar sejarah, ajak ia mengunjungi museum, atau ajak ia melakukan eksplorasi alam untuk meningkatkan minat di bidang biologi, belajar sambil mendengarkan musik, mengajak si Kecil ke perpustakaan terdekat, atau cara-cara lainnya agar ia tak bosan belajar di sekolah atau di rumah.

Demikian beberapa tips untuk menangani si Kecil yang malas belajar. Ingat, keinginan belajar tumbuh atas kemauan diri si Kecil. Belajar tanpa paksaan dan dengan cara yang mengasyikkan akan membuatnya lebih bersemangat untuk belajar dan menorehkan prestasi. Semoga berhasil, Bunda!

(RN/ RH)