Tips Hebat Siapkan Bubur Berbahan Organik untuk MPASI

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 23 Jan 2019, 13:46 WIB
Diyakini lebih baik, banyak orang tua yang beralih ke bubur berbahan organik. Ini dia tips menyiapkan bubur organik untuk MPASI si Kecil.
Tips Hebat Siapkan Bubur Berbahan Organik untuk MPASI (Syda Productions/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ada banyak alasan kenapa popularitas makanan organik—baik untuk anak-anak maupun orang dewasa—kian bertambah. Meski dari segi harga produk organik cenderung lebih mahal, tapi banyak orang tua yang tetap mengupayakannya untuk si Kecil karena kualitasnya diyakini lebih unggul untuk menunjang kesehatan si Kecil.

Jika Bunda ingin mencoba memberikan si Kecil makanan organik atau sekadar ingin menambah wawasan baru seputar MPASI, ada beberapa tips untuk menyiapkan bubur berbahan organik.

Makanan organik adalah produk makanan yang diproses tanpa menggunakan zat kimia tambahan. Zat tersebut adalah pestisida, penyubur, pewarna, dan pengawet. Sementara untuk produk hewani, dikatakan organik bila tidak pernah diberikan hormon, obat, atau antibiotik tertentu.

Zat kimia, seperti pestisida atau penyubur yang terdapat dalam makanan natural atau nonorganik dapat berpotensi mengganggu kesehatan dan menimbulkan alergi, terutama jika si Kecil sensitif. Nah, pada proses pengolahan makanan secara organik, zat-zat tersebut tidak ditambahkan, sehingga risiko terhadap kesehatan si Kecil pun lebih kecil.

Kendati demikian, bukan berarti Anda sama sekali tak boleh memberikan makanan natural atau nonorganik. Nyatanya, makanan nonorganik pun memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan makanan organik. Keduanya mengandung vitamin, mineral, protein, lemak, antioksidan, dan zat gizi lain yang sama pentingnya bagi untuk si Kecil.

American Academy of Pediatrics pun menyatakan hal senada. Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa makanan organik jauh lebih baik bagi kesehatan dibandingkan makanan natural. Sementara klaim bahwa makanan organik dapat menurunkan risiko alergi, ini pun tidak sepenuhnya tepat.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), memberikan berbagai jenis variasi makanan sejak MPASI dapat mengurangi risiko alergi makanan di kemudian hari. Singkatnya, baik makanan organik maupun nonorganik boleh saja diberikan pada sebagai menu MPASI.

Tips memberikan makanan berbahan organik untuk MPASI

Jadi, pilihan untuk memberikan si Kecil makanan berbahan organik atau tidak ada di tangan Bunda. Jika Anda tetap ingin memberikannya produk makanan organik, ada beberapa tips seputar pengolahan dan penyajian yang bisa Anda coba.

  • Pilih bahan makanan organik yang segar

Anda dapat mengunjungi baik pasar lokal maupun modern untuk mendapatkan makanan organik yang segar. Anda bisa membedakannya dari warna dan penampilan bahan makanan tersebut.

  • Bersihkan sebelum diolah

Meskipun makanan organik bebas zat kimia, tapi bukan berarti tak perlu dicuci! Anda tetep harus membersihkannya terlebih dulu untuk memastikan bahan makanan bebas dari kuman yang menempel di permukaannya.

  • Masak sesuai kemampuan dan kebutuhan bayi

Untuk bayi usia 6 bulan, masak bahan makanan organik yang telah Anda pilih hingga matang, kemudian haluskan dengan cara disaring. Sementara untuk bayi usia 9–12 bulan, Anda dapat mencacahnya kasar atau mengukusnya menjadi nasi tim. Jangan lupa untuk selalu melengkapi komposisi zat gizinya, yaitu karbohidrat, protein, serta serat dari sayuran.

  • Berikan lemak tambahan

Saat sudah matang, berikan sedikit lemak tambahan dalam makanan bayi. Bunda dapat gunakan minyak zaitun (olive oil), butter, atau margarin. Lemak ini diperlukan untuk sel-sel tubuh si Kecil, perkembangan otaknya, saluran pencernaan, dan menambah rasa gurih dalam makanan.

  • Sajikan dengan wadah yang tepat

Saat menyajikan atau menyimpan makanan, pastikan Bunda selalu menggunakan wadah yang aman untuk makanan (food-grade).

Selain cara-cara di atas, Anda juga dapat memilih produk makanan atau bubur berbahan organik yang praktis dan tersedia di swalayan. Pastikan Anda memilih bubur berbahan organik yang paling tidak terbuat dari 95 persen bahan-bahan alami, diproses tanpa pestisida, bahan pengawet, serta bahan kimia buatan lainnya demi mendukung tumbuh kembang optimal si Kecil. Pilih juga bubur organik yang mengandung tinggi protein, serat, kalsium, omega-3, omega-6, zink, zat besi, serta vitamin dan mineral.

Memberikan makanan organik maupun nonorganik adalah pilihan Bunda sebagai orang tua. Namun, jika Bunda khawatir akan pestisida, pengawet, atau bahan kimia lainnya pada MPASI si Kecil, pilihlah sumber makanan organik. Bubur berbahan organik yang tersedia di pasaran juga bisa diberikan untuk si Kecil. Satu hal penting yang tak boleh terlewatkan adalah selalu memastikan keseimbangan dan kelengkapan zat gizi anak.

(RN/ RH)