8 Camilan Sehat untuk Si Kecil

Oleh KlikDokter pada 01 Apr 2019, 14:00 WIB
Lengkapi nutrisi Si Kecil dengan berbagai pilihan camilan sehat berikut ini.
8 Camilan Sehat untuk Si Kecil (Bearinmind/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Si Kecil suka ngemil? Jangan khawatir dulu. Sesungguhnya, aktivitas ini merupakan hal yang positif bila Bunda dapat mengetahui beragam jenis camilan sehat yang bisa dikonsumsinya. Dengan begitu, momen ngemil Si Kecil bisa Bunda manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.

Camilan adalah makanan yang dikonsumsi diantara jadwal makanan utama, yakni antara makan pagi dan makan siang atau makan siang dan makan malam. Namun yang membedakan camilan dari makanan utama adalah kelengkapan sumber zat gizi dan porsinya.

Makanan utama idealnya mengandung seluruh sumber zat gizi, baik makro maupun mikro. Dengan demikian, asupan karbohidrat, protein, lemak serta vitamin dan mineral pun dalam komposisi yang seimbang. Sedangkan, camilan pada umumnya hanya mengandung sebagian zat gizi tersebut.

Namun, ini bukan berarti Bunda bisa bebas memilih camilan untuk Si Kecil. Mengapa demikian?

Pentingnya ngemil untuk Si Kecil

Tak bisa dimungkiri bahwa sebagian orang tua memandang waktu camilan sebagai sarana untuk memanjakan Si Kecil, khususnya usia balita. Makanan utama dianggap telah memenuhi kebutuhan nutrisi harian, sehingga waktu camilan hanya untuk menyenangkan Si Kecil semata.

Dan atas alasan inilah, orang tua cenderung memilih camilan kemasan karena praktis dan mudah didapat. Rasanya pun enak di lidah dan kerap membuat Si Kecil ‘ketagihan’, seperti kerupuk, wafer, biskuit, keripik, kue-kue kering, es krim dan permen.

Bukannya makanan tersebut tidak boleh dikonsumsi Si Kecil, tapi Bunda perlu tahu bahwa waktu camilan sebetulnya adalah kesempatan emas untuk memberikan asupan makanan bergizi baginya. Salah satunya, sebagai cara untuk meningkatkan asupan buah dan sayur.

Bagi Si Kecil berusia batita, waktu camilan justru teramat penting, mengingat kelompok usia ini berisiko kekurangan kalori dan zat gizi bila hanya mengandalkan tiga porsi makanan utama.

Pemberian camilan yang sehat dan bergizi dapat membantu meningkatkan berat badan batita yang tidak bisa mengonsumsi makanan dalam porsi besar. Para pakar menganjurkan frekuensi camilan sebanyak 2-3 kali sehari dengan waktu pemberian yang terjadwal.

Ini dimaksudkan agar Si Kecil mampu mengatur rasa lapar dan kenyangnya. Cara memberikannya pun seperti saat mengonsumsi makanan utama, yakni sebisa mungkin Si Kecil duduk di kursi makan dan tidak dilakukan sambil bermain, menonton gawai maupun televisi, atau sembari berjalan-jalan.

1 of 2

Ide camilan sehat untuk Si Kecil

Sejatinya, camilan yang sehat pun memiliki kandungan gizi yang lengkap seperti makanan utama, namun dengan porsi yang lebih kecil. Bila ini sulit dipenuhi, Bunda dapat memilih beberapa alternatif camilan sehat berikut.

  • Buah potong

    Kandungan gizi: karbohidrat, serat, vitamin dan mineral

    Jumlah kalori per 100 gram:

    • Apel: 52 Kkal
    • Pir: 57 Kkal
    • Pepaya: 43 Kkal
    • Melon: 36 Kkal
    • Semangka: 30 Kkal
    • Buah naga: 60 Kkal
    • Anggur: 67 Kkal
    • Mangga: 60 Kkal
  • Bubur kacang hijau

Kandungan gizi: protein, serat, asam folat, magnesium

Jumlah kalori per 100 gram: 105 Kkal

  • Yoghurt

Kandungan gizi: karbohidrat, protein, lemak, kalsium, vitamin D, kalium

Jumlah kalori per 100 gram: 59 Kkal (yoghurt tanpa rasa)

  • Susu full cream plain

Kandungan gizi: karbohidrat, protein, lemak, kalsium, vitamin D, kalium

Jumlah kalori per 100 gram: 61 Kkal

  • Roti selai kacang

Kandungan gizi:protein, karbohidrat, serat

Jumlah kalori per 1 irisan: 170 Kkal

  • Puding susu homemade

Kandungan gizi: karbohidrat, protein, lemak

Jumlah kalori per 100 gram: 120 Kkal

  • Keju

Kandungan gizi: protein, karbohidrat, lemak, vitamin A

Jumlah kalori per 100 gram: 402 Kkal

  • Alpukat susu blender

Kandungan gizi: serat, asam lemak sehat, asam folat, riboflavin

Jumlah kalori per 1 cangkir (200 mL): 200 Kkal

Dengan ide camilan sehat di atas, Si Kecil yang obesitas atau memiliki berat badan berlebih juga tetap bisa ngemil, asal waktu pemberiannya terjadwal. Ini juga sekaligus dapat menjadi sarana untuk mengontrol asupan kalori, sambil tetap mempertahankan rasa kenyangnya.

Untuk Si Kecil yang seperti ini, sebaiknya berikan camilan berupa buah potong. Sebisa mungkin, hindari buah yang dibuat jus karena telah kehilangan serat yang mampu mempertahankan rasa kenyangnya.

Bila Si Kecil sudah berusia di atas 1 tahun dan menyukai susu sebagai camilan, Bunda dapat memberikan susu Morinaga Chil*Go! karena kemasannya praktis untuk dinikmati di mana pun dan kapan saja, termasuk di sela-sela momen bermain Si Kecil. Susu cair enak bernutrisi ini hadir dalam lima rasa, yaitu cokelat, vanila, stroberi, pisang, dan melon madu.

Kandungan serat pangan inulin 1700mg, kolin, inositol, zat besi, yodium, dan vitamin B kompleks di dalamnya mendukung tumbuh kembang dan pertahanan tubuh ganda Si Kecil, sehingga ia tumbuh menjadi anak cerdas yang multitalenta.

Jadi Bunda, momen ngemil sebenarnya merupakan saat yang penting untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil. Mulai sekarang, lebih bijaklah dalam memilih camilan untuk buah hati Bunda. Pemberian camilan sehat dan bergizi yang terjadwalkan mendukung tumbuh kembang optimal dan membentuk kebiasaan makan yang sehat pada Si Kecil.

[NP/ RH]

Lanjutkan Membaca ↓