Tips Agar Si Kecil Tak Rewel Selama di Perjalanan

Oleh KlikDokter pada 01 Apr 2019, 12:00 WIB
Cegah Si Kecil rewel saat melakukan perjalanan jauh dengan kiat-kiat berikut ini.
Tips Agar Si Kecil Tak Rewel Selama di Perjalanan (GOLFX/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Liburan keluarga identik dengan melakukan perjalanan, baik melalui darat, laut, maupun udara. Meski singkat, liburan bisa terasa tak menyenangkan bila Si Kecil kerap merengek atau menangis. Oleh sebab itu, Bunda perlu menyiapkan semua amunisi sejak jauh-jauh hari agar Si Kecil tak rewel selama di perjalanan.

Biasanya, Si Kecil bisa menjadi rewel karena kondisi di perjalanan yang tak menentu atau tak senyaman di rumah, baik secara fisik maupun psikologis. Lingkungan yang bau, kotor, atau panas bisa jadi pemicunya.

Begitu pun bila Si Kecil menginginkan sesuatu atau merasa bosan karena tidak bisa bermain seperti biasanya, ia juga bisa mulai merengek. Apalagi, kalau sedang tumbuh gigi atau mendadak sakit di perjalanan, Bunda harus ‘sedia payung sebelum hujan’.

Persiapkan Ini!

Berikut ini adalah berbagai hal yang dapat Bunda lakukan jauh-jauh hari sebelum hari keberangkatan, untuk mencegah Si Kecil rewel selama melakukan perjalanan:

  1. Siapkan mental Bunda

Sebagai orang tua, Bunda adalah ‘nakhoda’ mental Si Kecil. Ia bisa merasakan saat Ayah maupun Bundanya tidak memperhatikannya atau sedang dalam suasana hati yang buruk.

Misalnya di kala perjalanan macet dan lama, orang tua yang biasanya penyabar bisa menjadi emosional dan sering marah-marah. Karena hal ini, Si Kecil bisa jadi bingung dan rewel.  

Oleh karena itu, agar tetap fokus dan konsisten, Bunda harus benar-benar siap secara fisik dan mental. Komunikasikan bersama Ayah segala hal yang mungkin menghambat perjalanan.

Dan, minta satu sama lain untuk saling mengingatkan agar mampu menjaga emosi dan suasana apabila perjalanan tidak selancar yang diharapkan.

  1. Komunikasikan dengan Si Kecil seputar perjalanan dan tempat yang dituju

Sampaikan dengan bahasa yang sederhana seperti apa perjalanan yang akan ditempuh dan tempat-tempat yang akan dituju. Umumnya, Si Kecil yang mendapatkan pengarahan akan lebih fokus selama perjalanan karena merasa dilibatkan.

Mereka juga bisa mengantisipasi apa yang akan terjadi berikutnya, sehingga merasa lebih nyaman.

  1. Pilih waktu perjalanan yang tepat

Sesuaikan waktu perjalanan dengan siklus tidur dan bangun Si Kecil. Ini akan sangat membantu Bunda, terlebih saat menempuh perjalanan darat yang cukup panjang. Sebagai contoh, perjalanan darat lebih baik dilakukan pada pagi dini hari atau larut malam.

Selain untuk menghindari kemacetan lalu lintas, Si Kecil juga umumnya sudah lelah dan mengantuk, sehingga ia akan tidur di perjalanan.

  1. Jadilah teman selama perjalanan

Bila mental Ayah dan Bunda sudah siap untuk melakukan perjalanan jauh, ceritakan pada Si Kecil tentang apa yang dilihat dan dilewati sepanjang jalan. Ini akan membuat Si Kecil menjadi aktif bertanya, bercerita dan teralihkan dari kebosanan.

Ini pun akan membentuk persepsi bahwa momen liburan bersama orang tua adalah sesuatu yang menyenangkan. Hindari mendiamkan Si Kecil atau mengalihkan perhatiannya dengan memberikan gawai untuk ditonton. Cara ini hanya akan membuatnya merasa tidak diperhatikan dan berakhir dengan rewel sepanjang jalan.

  1. Rencanakan perjalanan se-detail mungkin

Bila Si Kecil masih balita, sebaiknya buat rencana liburan yang pasti sejak awal. Usahakan agar rutinitas selama perjalanan tidak terlalu berbeda dengan di rumah. Misalnya, menentukan bahwa jam 12-13 harus singgah untuk makan siang di restoran ‘X’.

Secara psikologis, ini akan membuat Si Kecil merasa nyaman karena aktivitas yang sedang dijalani tidak terlalu berbeda dari biasanya.

  1. Buat Si Kecil sibuk

Mainan favorit Si Kecil adalah barang yang wajib dibawa selama perjalanan. Jadi, jangan sampai lupa, ya Bun. Ini bagaikan penyelamat di kala Bunda sudah lelah bercerita atau tak mampu lagi meladeni keinginannya.

Untuk Si Kecil di bawah usia 2 tahun, Bunda dapat membawa mainan-mainan yang mengeluarkan bunyi, atau buku bacaan. Untuk Si Kecil yang lebih besar, Bunda bisa membawakan buku mewarnai, stiker, atau puzzle. Bunda juga bisa menyiapkan hadiah kejutan bila Si Kecil bersikap baik selama perjalanan.

  1. Siapkan makanan dan camilan yang cukup

Utamakan untuk membawa camilan sehat dan mengenyangkan. Contohnya, buah-buahan yang mudah dikupas seperti jeruk, pisang, apel atau yoghurt dalam kemasan sekali minum yang menyehatkan, makanan basah seperti lemper, kue lapis, makaroni panggang atau pastel tutup. Ingat pula untuk tetap membawakan camilan favorit Si Kecil.

Dan yang tak kalah penting, Bunda bisa melengkapi nutrisi harian Si Kecil dengan memberikan susu Morinaga Chil*Go! yang enak benutrisi serta hadir dalam kemasan praktis dan mudah dibawa kemana saja.

Tak hanya praktis, kandungan Brain Care dan Body Defense berupa serat pangan inulin 1700 mg, kolin, inositol, zat besi, yodium, dan vitamin B kompleks di dalamnya akan menunjang pertumbuhan Si Kecil.

Brain Care merupakan faktor kecerdasan multitalenta yang dapat mendukung daya tangkap dan daya ingat Si Kecil. Sementara itu, Body Defense merupakan faktor pertahanan tubuh ganda agar Si Kecil tak mudah sakit dan nutrisi yang ia makan terserap secara maksimal.

MorinagaChil*Go! juga hadir dalam lima rasa yang disukai Si Kecil, yaitu cokelat, vanila, stroberi, pisang, dan melon madu. Selain itu, susu cair enak bernutrisi ini tidak mengandung pengawet, lho!

  1. Siapkan obat-obatan umum

Terakhir, jangan lupa membawa obat-obatan yang umum untuk pertolongan pertama pada anak dan orang dewasa. Di setiap perjalanan, sebaiknya selalu siapkan obat untuk mengatasi demam, nyeri, flu dan batuk, alergi, mual dan muntah, serta diare. Bawalah pulalosion antinyamuk, minyak telon dan minyak kayu putih.

Perilaku Si Kecil yang rewel selama di perjalanan tentu bisa berbeda-beda. Namun, Bunda mampu mengendalikan emosinya selama melakukan persiapan dengan matang, terus menjalin komunikasi dengan Si Kecil, dan tetap bersikap konsisten seperti biasanya. Dengan demikian, emosi dan suasana hati Bunda pun terjaga, sehingga perjalanan panjang sekalipun tidak terasa melelahkan. Selamat berlibur!

[NP/ RH]