Tips agar si Kecil Terhindar dari Cacar Monyet

Oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD pada 08 Jul 2019, 09:15 WIB
Takut si Kecil bakal tertular cacar monyet? Jangan khawatir, berikut kiat agar ia terhindar dari penyakit ini.
Tips agar si Kecil Terhindar dari Cacar Monyet (KhanunHaHa/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa minggu terakhir, penyakit cacar monyet banyak menyita perhatian. Namun, tidak perlu khawatir berlebihan, ada beberapa tips yang bisa Bunda terapkan untuk melindungi si Kecil dari cacar monyet.

Apa itu penyakit cacar monyet?

Cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox yang dapat terjadi pada hewan dan manusia. Penularan penyakit ini biasanya terjadi bila ada kontak fisik manusia dengan hewan atau produk hewan yang terinfeksi.

Penularan antar manusia masih mungkin terjadi, meski kemungkinannya tidak besar. Gejalanya dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan rasa lelah. Keluhan ini diikuti oleh ruam yang membentuk lepuh dan kerak.

Penyakit cacar monyet tergolong penyakit yang dapat sembuh sendiri. Meski demikian, pada beberapa kasus dapat menimbulkan komplikasi yang serius. Penyakit ini dapat menyebabkan infeksi paru atau infeksi pada otak yang mengancam nyawa.

Kiat lindungi si Kecil dari cacar monyet

Meski dibawa oleh virus, Bunda dapat melakukan beberapa hal untuk mengurangi risiko si Kecil terinfeksi cacar monyet, yaitu: 

  • Perkuat imunitas dengan gizi yang baik 

Salah satu cara untuk menjaga sistem imun si Kecil adalah dengan memperhatikan gizinya.

Pastikan si Kecil memiliki asupan nutrisi yang baik dan lengkap. Tawarkan berbagai variasi kelompok makanan padanya. Kelompok makanan yang berbeda dapat memberikan nutrisi yang berbeda. 

Makanan yang dapat meningkatkan imunitas si Kecil antara lain kacang-kacangan, telur, beras merah, kacang hijau, bayam, wortel, dan brokoli.

  • Jaga kebersihan si Kecil

Salah satu langkah sederhana untuk mengurangi risiko penularan berbagai jenis penyakit adalah dengan menjaga kebersihan tubuh si Kecil. Jangan lupa untuk selalu membersihkan tubuhnya usai beraktivitas. 

Selain itu, biasakan si Kecil untuk mencuci tangan dengan sabun. Jangan lupa ajarkan ia untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah berkontak dengan orang yang sedang sakit.

  • Jangan ragu menghubungi dokter

Jika si Kecil menunjukkan gejala demam atau ruam pada kulit, Bunda jangan ragu untuk segera membawa si Kecil ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memastikan jenis penyakit apa yang diderita si Kecil dan memberikan pengobatan yang sesuai.

  • Hindari kontak dengan penderita

Penularan cacar monyet dapat terjadi dari hewan ke manusia. Penularan antar manusia tidak semudah penularan dari hewan ke manusia, tapi dapat terjadi dengan perantara droplet (cairan) dari saluran pernapasan orang yang terinfeksi. 

Hal ini menyebabkan orang dengan risiko tertinggi adalah keluarga yang tinggal serumah dengan orang yang terinfeksi dan tenaga kesehatan yang merawat pasien. Karena itu, hindari kontak langsung orang yang terinfeksi penyakit ini.

Hal terpenting yang dapat Bunda lakukan untuk melindungi si Kecil dari infeksi cacar monyet adalah memastikannya mendapatkan nutrisi dan gizi lengkap. Nutrisi tersebut bisa diperoleh dari ayam, kacang hijau, beras merah, brokoli, bayam, jeruk, dan pisang. Selain itu, Anda dapat memberikan si Kecil produk makanan yang terlah difortifikasi (diperkaya) dengan zat-zat gizi tambahan, seperti vitamin dan mineral. Dengan demikian, ia dapat hidup sehat dan terhindar dari infeksi cacar monyet. 

[HNS/ RH]