Tips Agar Si Kecil Tidak Mudah Sakit Saat Bepergian

Oleh KlikDokter pada 12 Jul 2019, 09:30 WIB
Bunda, ayo cegah Si Kecil sakit saat bepergian dengan kiat-kiat berikut ini!
Tips Agar Si Kecil Tidak Mudah Sakit Saat Bepergian (MIA Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bepergian atau traveling identik dengan melakukan perjalanan, baik melalui darat, laut, maupun udara. Tergantung moda transportasi yang dipilih, waktu perjalanan bisa singkat, bisa juga panjang. Apapun itu, perjalanan tentu jadi tak menyenangkan bila Si Kecil sakit. Karena itu, Bunda perlu mempersiapkan segala sesuatunya agar Si Kecil tidak mudah sakit saat bepergian.

Mengapa Si Kecil rentan sakit saat bepergian?

Perjalanan yang dilakukan saat bepergian biasanya memakan waktu dan cukup melelahkan. Ditambah lagi dengan rutinitas yang berubah, seperti pola makan yang tidak teratur, asupan gizi yang seadanya, serta kurang tidur, dapat membuat daya tahan tubuh Si Kecil menurun, sehingga rentan sakit.

Selain itu, ada pula risiko tertular penyakit dari orang lain yang bepergian bersama Si Kecil, misalnya saat Bunda mengajak Si Kecil naik kendaraan umum. Oleh sebab itu, Bunda perlu melakukan perencanaan dan persiapan yang tepat agar Si Kecil tetap sehat selama melakukan perjalanan, saat berada di tempat tujuan dan setelah pulang dari bepergian. 

Yuk, ikuti tipsnya!

Mengajak Si Kecil untuk bepergian atau traveling tentu membutuhkan persiapan yang matang. Tak hanya memperhatikan kenyamanan selama di perjalanan, Bunda juga harus mencari cara untuk melindungi Si Kecil agar tak mudah sakit. Berikut ini adalah caranya:

  1. Cari waktu perjalanan yang tepat

Ada baiknya menyesuaikan waktu perjalanan Bunda dengan siklus tidur–bangun Si Kecil. Cara ini akan membantu ia tetap cukup tidur dan mood-nya terjaga, apalagi bila masih balita. Sebagai contoh, perjalanan darat akan lebih baik dilakukan pada pagi dini hari atau larut malam.

Selain menghindari kepadatan lalu lintas, Si Kecil umumnya sudah mengantuk sehingga akan tidur di perjalanan.

  1. Buat rencana perjalanan secara detail

Sebaiknya buatlah perencanaan yang pasti sejak awal, terutama bila Si Kecil masih balita. Sebisa mungkin, rutinitas selama perjalanan tidak terlalu berbeda dari biasanya. Contohnya, singgah di rumah makan ‘A’ saat jam makan siang tiba atau di restoran ‘B’ saat jam makan malam datang.

Selain membuat Si Kecil merasa nyaman karena rutinitas mirip dengan biasanya, jadwal makannya tetap teratur.

  1. Rajin cuci tangan

Untuk mencegah infeksi, ingatkan Si Kecil untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap sebelum dan sesudah makan, sesudah buang air besar atau buang air kecil, sebelum dan sesudah bermain, serta setelah memegang benda yang kotor. 

Ingatkan bahwa kuman ada di mana-mana, terutama di tempat-tempat umum seperti bandara, stasiun kereta api, halte bus, tempat istirahat (rest area), toilet umum dan lain sebagainya.

Siapkan pula tisu basah atau hand sanitizer di dalam tas Bunda untuk berjaga-jaga bila tidak menemukan tempat mencuci tangan.

  1. Pastikan asupan makanan Si Kecil tetap sehat dan bergizi

Saat serta, tentu saja ada godaan untuk membeli dan mengonsumsi makanan cepat saji. Boleh saja sesekali dilakukan, akan tetapi usahakan agar Si Kecil tetap mendapatkan asupan gizi yang sehat dan bergizi selama bepergian. Bila makan di restoran, upayakan selalu ada menu sayuran yang tersaji. 

Bunda juga bisa menyiapkan buah-buahan yang mudah dibawa dan dikupas seperti jeruk, pisang, dan apel. Siapkan pula susu kotak atau yoghurt dalam kemasan sekali minum. Dan yang tak boleh ketinggalan, bawalah air minum yang cukup agar si Kecil tidak dehidrasi.

Untuk susu, Bunda bisa memilih Morinaga Platinum MoriCare Zigma dengan Triple Bifidus dengan faktor Kecerdasan Multitalenta, Pertahanan Tubuh Ganda dan Tumbuh Kembang Optimal. Ketiganya akan mendukung Si Kecil menjadi Generasi Platinum yang Multitalenta.

  • Sebagai penyokong daya tahan tubuh Si Kecil, Morinaga Platinum MoriCare Zigma dengan Triple Bifidus sudah dilengkapi dengan Prebiotik GOS yang merupakan makanan untuk pertumbuhan bakteri baik pada saluran cerna, serta Triple Bifidus yang merupakan gabungan 3 bakteri baik (bifidobakterium) di dalam saluran cerna. 

    Gabungan Prebiotik GOS dan Probiotik Triple Bifidus bisa membantu mengurangi gejala konstipasi. Berikut tiga bakteri baik yang ada dalam formula Triple Bifidus:

    • Bifidobacterium longum BB536 yang dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dan mencegah infeksi saluran napas seperti influenza dan ISPA.
    • Bifidobacterium breve M-16V yang ampuh mencegah konstipasi dan diare serta mencegah infeksi saluran pencernaan lain.
    • Bifidobacterium infantis M-63 yang membantu penyerapan nutrisi serta mencegah dan mengurangi gejala alergi.

Morinaga Platinum MoriCare Zigma dengan Triple Bifidus bekerja menstimulasi pertumbuhan bakteri baik dalam usus dan melancarkan pencernaan.

  1. Usahakan waktu tidur tetap teratur selama bepergian

Bermain saat berlibur dapat membuat jam tidur malam Si Kecil menjadi mundur. Belum lagi, kemungkinan ia menjadi lebih jarang tidur siang karena berada di perjalanan atau asyik bermain dengan anak-anak seusianya. Akibatnya, jam tidur akan berkurang dan Si Kecil menjadi lebih rentan sakit. 

Bila tidak bisa tidur siang, usahakan Si Kecil untuk tidur lebih awal di malam hari. Pada dasarnya, anak-anak, terutama yang masih balita membutuhkan waktu tidur sekitar 10-12 jam per hari.

Membawa Si Kecil bepergian atau traveling akan menjadi pengalaman yang menyenangkan selama ia terjaga kesehatannya. Oleh sebab itu, persiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin agar Si Kecil tidak mudah jatuh sakit. Semoga perjalanan Bunda sekeluarga lancar dan berkesan.

[NB/NP/RH]