Hati-hati, Ini Gangguan Kesehatan Akibat si Kecil Malas Makan Buah

Oleh KlikDokter pada 15 Oct 2019, 08:00 WIB
Malas makan buah bisa mendatangkan berbagai gangguan kesehatan pada si Kecil. Lalu, apa saja gangguan itu?
Hati-hati, Ini Gangguan Kesehatan Akibat si Kecil Malas Makan Buah (Ermolaev Alexander/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tak sedikit orang tua yang mengeluh karena si Kecil tidak makan buah. Padahal, buah (dan juga sayur) merupakan salah satu sumber nutrisi yang setiap hari dibutuhkan si Kecil. Jika si Kecil tidak suka makan buah, maka berbagai gangguan kesehatan pun bisa mendatanginya.

Terpenuhinya asupan buah untuk memenuhi gizi yang seimbang pun sesuai dengan saran yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Indonesia. Maka, tidak heran jika orang tua merasa khawatir tumbuh kembang si Kecil akan mengalami hambatan karena kurangnya asupan buah.

Mengapa si Kecil tidak suka makan buah?

Keluhan malasnya si Kecil makan buah biasanya mulai terjadi saat ia mulai mengonsumsi MPASI (makanan pendamping ASI) hingga ia mulai memasuki masa sekolah, atau usia enam bulan hingga enam tahun. Namun, masalah ini memang lebih sering terjadi pada si Kecil yang baru mengonsumsi MPASI karena merupakan fase peralihan dari ASI eksklusif.

Mengenalkan si Kecil pada makanan baru dengan bentuk, tekstur, dan rasa yang juga baru tentunya membutuhkan waktu untuk bisa diterima.

Agar tumbuh kembang si Kecil bisa optimal, bukan hanya makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak saja yang perlu dipenuhi lewat asupan, tapi juga mikronutrien seperti vitamin dan mineral.

Vitamin A, B, C, D, E, dan K, serta mineral seperti zink (seng), zat besi, yodium, kalsium, kalium (potasium), dan asam folat merupakan beberapa di antara banyaknya mikronutrien yang penting untuk masa pertumbuhan si kecil.

Nah, buah-buahan merupakan sumber mikronutrien di atas. Lalu, masih ditambah lagi sebagai sumber antioksidan, mengandung asam lemak baik, dan tinggi kandungan air. Sehingga, jika si kecil malas makan buah, maka gangguan kesehatan akibat kekurangan gizi dan penyakit pun bisa terjadi.

Gangguan kesehatan akibat malas makan buah

Berikut ini adalah beberapa gangguan kesehatan yang bisa terjadi jika si Kecil malas makan buah:

  • Perkembangan penglihatan yang tidak maksimal

Perkembangan penglihatan si Kecil sangat dipengaruhi oleh vitamin A. Vitamin ini biasanya banyak terkandung pada buah yang memiliki warna cerah, seperti apel, pepaya, anggur, dan yang lainnya.

Apabila konsumsi buah kurang, maka asupan vitamin A yang berperan vital pada perkembangan mata si Kecil pun jelas jadi terganggu. Dampaknya, pada kondisi kekurangan vitamin A yang parah, si Kecil bisa mengalami xeroftalmia, yaitu gangguan pada retina yang dapat menyebabkan kebutaan.

  • Gangguan sistem pencernaan

Serat yang banyak terkandung pada buah sangat penting untuk sistem pencernaan, sehingga si Kecil dapat mengalami sembelit kalau sampai malas makan buah. Selain itu, kekurangan vitamin A juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang menghambat penyerapan gizi dari makanan, sehingga membuat si Kecil jadi lemas, tidak fokus saat belajar, dan terganggu tumbuh kembangnya.

  • Mudah sakit

Vitamin dan mineral yang banyak terkandung pada buah, terutama vitamin A dan C, berperan sangat penting dalam membangun sistem imunitas si Kecil. Jika sampai kekurangan vitamin-vitamin tersebut, maka si Kecil jadi mudah sakit.

Bahkan, sudah ada banyak penelitian yang mengatakan jika mengonsumsi buah dan sayur sejak masih anak-anak dapat mencegah timbulnya penyakit, seperti diabetes, darah tinggi, stroke, penyakit jantung, kanker, dan obesitas, saat dewasa.

  • Gangguan tumbuh kembang

Asam folat dan asam lemak baik yang banyak terkandung dalam alpukat dan vitamin B yang banyak terkandung dalam pisang sangat penting untuk perkembangan saraf dan otak, yang tentunya akan memengaruhi kecerdasan si Kecil.

Selain itu, pengenalan rasa pada lidah si Kecil juga bisa terhambat. Sebab, buah dapat memberikan variasi rasa yang cukup berbeda dibanding asupan-asupan lain yang telah dikonsumsisi Kecil.

Untuk mengenalkan dan membiasakan si Kecil dengan buah, sekaligus memberinya segala manfaat baik buah, salah satu cara mudah yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberikannya Milna Nature Delight yang 100 persen terbuat dari buah asli.

Selain memiliki manfaat baik dari buah-buahan, Milna Nature Delight juga tidak mengandung gula tambahan, serta punya rasa yang lezat dan praktis untuk dibawa ke mana saja. Dengan demikian, si Kecil akan lebih mudah untuk mengonsumsinya.

Jika si Kecil memasuki usia MPASI, pure buah juga bisa diberikan untuk membantunya beradaptasi dengan peralihan fase dari asupan cair (ASI) ke asupan yang lebih padat dan kasar. Oleh sebab itu, ketika Anda sedang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk menyiapkan buah, Bunda bisa BAPUR (Bawa Pure), yaitu menyiapkan bekal berupa pure buah agar asupan buah si Kecil tetap bisa selalu terpenuhi.

Ingat, malas makan buah memiliki banyak dampak pada si Kecil. Kekurangan berbagai mikronutrien yang banyak terkandung di dalam buah berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Oleh sebab itu, agar tumbuh kembangnya tidak terhambat, ajarkan si Kecil untuk suka makan buah sedini mungkin.

[MS/RH]