Tips Mencegah Malnutrisi pada Si Kecil yang Alergi

Anak dengan riwayat alergi memiliki risiko mengalami malnutrisi. Bagaimana cara mencegahnya? Berikut penjelasannya.
Tips Mencegah Malnutrisi pada Si Kecil yang Alergi

Klikdokter.com, Jakarta Alergi sering terjadi pada anak-anak. Ini merupakan reaksi hipersensitivitas yang dapat dicetuskan oleh berbagai hal, salah satunya protein susu sapi.

Alergi susu sapi dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari yang ringan hingga berat. Umumnya gejala ini menyerang tiga organ tubuh, seperti saluran cerna (sakit perut, diare), pernapasan (pilek, asma, dll), dan kulit (gatal, ruam merah).

Jika alergi susu sapi tidak tertangani dengan baik, anak bisa mengalami masalah malnutrisi. Bagaimana cara mencegahnya? Mari simak selengkapnya dalam artikel berikut.

1 dari 3

Perhatikan Risiko Malnutrisi pada Si Kecil yang Alergi

loading

Selain mengganggu pertumbuhan Si Kecil di masa periode emas, alergi juga berisiko membuat Si Kecil tidak mendapatkan nutrisi. Susu sapi merupakan salah satu alergi protein yang paling umum dialami oleh anak-anak.

Padahal, susu menyediakan berbagai sumber nutrisi yang mendukung tumbuh kembang anak, antara lain protein, kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin B12, dan vitamin D.

Artikel Lainnya: Penting! Jenis-Jenis Malnutrisi pada Si Kecil

Jika terjadi terus-menerus tanpa asupan nutrisi yang mencukupi, alergi susu sapi dapat menimbulkan gangguan malnutrisi.

Malnutrisi energi protein adalah kondisi ketika tubuh kekurangan makronutrien – salah satunya protein -- yang merupakan sumber energi. Jenis malnutrisi energi protein pada anak, antara lain:

  • Kwashiorkor

Ini adalah malnutrisi yang disebabkan oleh kekurangan asupan protein dalam jangka waktu lama. Anak-anak yang menderita kwashiorkor rentan mengalami penumpukan cairan di bagian perut atau bagian tubuh lain seperti tangan dan kaki.

  • Marasmus

Malnutrisi ini disebabkan oleh kekurangan asupan protein dan kalori. Anak-anak dengan marasmus rentan mengalami dehidrasi dan penyusutan usus.

  • Marasmus – Kwashiorkor

Ini adalah kombinasi dari kedua jenis malnutrisi di atas. Anak-anak dengan marasmus – kwashiorkor akan mengalami gejala berupa denyut nadi yang semakin melemah serta gangguan fungsi organ tubuh vital seperti jantung, ginjal, dan hati.

Apabila malnutrisi terjadi secara berkepanjangan, anak-anak tersebut berisiko mengalami keterlambatan tumbuh kembang dibandingkan dengan anak-anak lain pada usianya. Mereka juga bisa terkena gangguan stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang pada 1000 hari pertama kehidupan anak. Ini disebabkan oleh masalah gizi kronis yang memengaruhi perkembangan fisik dan otak anak.

Artikel Lainnya: Cegah Malnutrisi Anak dengan Zat Besi

2 dari 3

Cegah Malnutrisi, Ini Cara yang Bisa Dilakukan

loading

Berikut beberapa cara mencegah malnutrisi pada Si Kecil yang alergi susu sapi:

1. Memberikan ASI Eksklusif dan MPASI

Untuk menurunkan risiko alergi pada Si Kecil, berikanlah ASI eksklusif selama enam bulan. ASI disarankan untuk terus diberikan bersama MPASI hingga Si Kecil menginjak usia dua tahun. 

2. Memberikan Susu Pengganti yang Aman

Apabila karena satu dan lain hal Bunda tidak dapat memberikan ASI, Si Kecil bisa diberikan susu kedelai (soya).

KALBE Nutritionals bekerja sama dengan Morinaga Research Center Jepang menyajikan rangkaian produk Morinaga Allergy Total Solution, yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung tumbuh kembang Si Kecil yang mengalami alergi susu sapi secara optimal. Rangkaian produk Morinaga terdiri dari:

Morinaga Soya MoriCare Triple Bifidus

Morinaga Chil Kid Soya MoriCare Triple Bifidus (1-3 tahun) dan Morinaga Chil School Soya MoriCare Triple Bifidus (3-12 tahun) merupakan formula berbahan dasar isolat protein kedelai tanpa penambahan laktosa.

Morinaga Chil Kid Soya MoriCare Triple Bifidus merupakan satu-satunya formula pertumbuhan soya di Indonesia yang mengandung nutrisi sinbiotik (probiotik dan prebiotik) dengan tiga strain Bifidobacteria, yaitu Bifidobacteria longum BB536, Bifidobacteria infantis M-63, dan Bifidobacteria breve M-16V yang dapat mengurangi gejala alergi pada Si Kecil.

Morinaga P-HP MoriCare Triple Bifidus

Morinaga P-HP merupakan protein susu sapi yang terhidrolisa parsial, serta dilengkapi dengan prebiotik GOS untuk Si Kecil yang memiliki risiko atau riwayat alergi.

Morinaga Chil Kid P-HP MoriCare Triple Bifidus merupakan satu-satunya formula pertumbuhan dengan protein terhidrolisa parsial di Indonesia yang mengandung nutrisi sinbiotik (probiotik dan prebiotik) dengan tiga strain Bifidobacteria, yaitu Bifidobacteria longum BB536, Bifidobacteria infantis M-63, dan Bifidobacteria breve M-16V yang dapat mengurangi gejala alergi pada Si Kecil.

Susu ini juga dilengkapi dengan kandungan kolin, DHA, AA, asam-alfa linoleat, asam linoleat, hingga zat besi. Semua nutrisi ini berguna untuk mengoptimalkan perkembangan otak hingga saluran pencernaan anak.

Baca Juga

Jika Bunda masih memiliki pertanyaan mengenai cara mencegah malnutrisi pada anak alergi, terutama alergi susu sapi, bisa berkonsultasi dengan dokter kami melalui Live Chat di aplikasi KlikDokter. Salam sehat!

[RS]

ARTIKEL TERKAIT

Delapan Mitos Alergi Anak, Bagaimana Faktanya?

Spesialis
05 Nov

5 Manfaat Istimewa Susu Kedelai Untuk Si Kecil

Spesialis
09 Des

7 Cara Mengobati Eksim pada Anak

Spesialis
04 Des

Ruam Merah pada Si Kecil, Apakah Tanda Alergi?

Spesialis
01 Nov

Ciri Si Kecil Alami Alergi Susu Sapi

Spesialis
02 Sep

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk