Haid Selalu Mundur Dan Nyeri

Info Penanya, wanita 21 Tahun

Dok, usia sy 21 dn suami 32, kmi mnikah 1thn yg lalu dn blum hamil jg. tggl haid sy sll mundur +/- 10 hr, cntohny bln1 tggl 9, bln2 tggl 19, bln3 tggl 30'n, nnti kmbl k tggl muda lg, kdang smpe telat 2 minggu, tiap haid nyeri d pinggul dn pangkal perut(sering sblah kiri). Prtanyaan sy apkah normal dok dg haid yg spt itu?

26 Jan 2015, 15:08 WIB
dr. Citra Roseno
dijawab oleh: dr. Citra Roseno

Saudari yang terhormat. Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah terdapat keluhan lain seperti nyeri ketika haid, dan lainnya? Siklus menstruasi normal berlangsung antara 21-35 hari, dengan keluarnya darah menstruasi selama 2-8 hari, volume berkisar 20-60 ml per hari, atau sekitar 2-3 kali ganti pembalut. Bagaimana dengan volume darah haid yang keluar? Tanggal haid yang mundur tersebut dapat disebabkan oleh siklus menstruasi yang panjang.

Sementara itu, siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama. 
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Kegemukan atau indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet, atau aktivitas fisik berat
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan. 

Selanjutnya mengenai nyeri pinggul dan pangkal perut yang Anda alami. Keluhan tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen yang meningkat pada siklus menstruasi, dan cukup sering dialami oleh wanita. Dismenorea atau nyeri haid diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Anda dapat mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri untuk mengatasi rasa nyeri, beristirahat, berusaha untuk lebih rileks (contohnya dengan menggunakan aromaterapi, berada di ruangan sejuk, mendengarkan musik yang lembut, dan lainnya), serta perhatikan asupan makanan Anda agar selalu tepat waktu dan tidak kelaparan. Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang dialami oleh setiap wanita berbeda-beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu :
  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh. Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan, dan lainnya

Beberapa penyakit lain yang juga dapat menimbulkan keluhan nyeri haid antara lain:

  • Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
  • Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
  • Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
  • Tumor (fibroids): pertumbuhan abnormal dari dinding dalam uterus

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Selain itu mengenai benjolan yang Anda rasakan, perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter untuk mengetahui karakteristik benjolan tersebut, agar dapat ditelusuri penyebabnya. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan supaya Anda memperoleh penanganan yang optimal.

 

Anda dapat mencoba tips berikut untuk menghindari gangguan haid yang tidak teratur:

1. Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi juga dapat dirasakan. Untuk itu jagalah kondisi tubuh agar tetap fit dan tidak kelelahan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

2. Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur. Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

3. Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.

Berikut ini beberapa artikel yang dapat menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,
Tim Redaksi KlikDokter

26 Jan 2015, 15:08 WIB