Menyikapi Nyeri Haid

Info Penanya, wanita 23 Tahun

Selamat pagi dok, saya mau tanya.. Kenapa ya dok kalau sedang menstruasi rsanya nyeri sampe'' kepala ikut pusing. Apakah itu berbahaya dok,, Terima kasih

12 Feb 2015, 10:29 WIB
dr. Karin Wiradarma
dijawab oleh: dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsutasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah hal ini  baru  pertama kali terjadi?  Apakah selama siklus menstruasi Anda merasakan sakit perut?  Bagaimana rasa sakit yang Anda rasakan? Kapan rasa sakit perut timbul itu timbul?

Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda-beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas-sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenorea tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit/kelainan, antara lain : infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah, namun apabila penyebabnya adalah dismenorea sekunder, maka ada kemungkinan faktor penyebab tersebut perlu diteliti lebih lanjut melalui pemeriksaan fisik dan penunjang yag diperlukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

12 Feb 2015, 10:29 WIB