Hasil Pemeriksaan HBsAg dan Anti HBe Pada Hepatitis B

Info Penanya, pria 20 Tahun

Assalamualaikum dokter, saya penderita penyakit hepatitis B dengan keterangan HBSag Negatif dan anti Hbe 0,01 apakah penyakit saya bisa menular? jika menular melalui apa saja apakah air liur bisa menularkan? apakah penyakit saya ini bisa sembuh total dok?

15 Apr 2016, 06:24 WIB
dr. Citra Roseno
dijawab oleh: dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan untuk mengetahui potensi penularan pada karier hepatitis B, memonitor status infeksi pasien HBV kronik, dan memonitor respon serologi pasien HBV kronik yang sedang dalam terapi antivirus.

Bagaimana dengan hasil pemeriksaan lainnya seperti HBeAg, HBV DNA, enzim hati seperti SGOT/SGPT? HBsAg merupakan bagian dari permukaan virus. Bila HBsAg negatif dan antibodi muncul (anti-HBs), maka dianggap sembuh. Dalam masa penyembuhan hepatitis B akut, saat kadar HBeAg (antigen HBe virus) menurun dan menjadi tak terdeteksi, anti-HBe muncul pada darah. Anti-HBe merupakan antibodi tubuh untuk melawan antigen HBe virus, umumnya tetap terdeteksi selama beberapa tahun setelah fase penyembuhan infeksi akut. 

Pada karier HBV dan pasien hepatitis B kronik, HBeAg positif umumnya menandakan adanya replikasi aktif virus dan potensi penularan yang tinggi. Sementara HBeAg negatif menandakan replikasi virus yang sangat minimal atau awal infeksi akut sebelum puncak replikasi virus. 

Anti-HBe positif umumnya menandakan hepatitis B kronik, penyembuhan dari infeksi akut, menandakan virus inaktif dan potensi penularan virus sangat rendah. Sementara anti-HBe positif disertai terdeteksinya HBV DNA dalam darah menandakan replikasi aktif virus di dalam tubuh pasien. 

Sebagai rangkuman, apabila hasil yang didapat seperti ini :

  • HBeAg reaktif/positif dan anti HBe non reaktif/negatif artinya Hepatitis B masih infeksius
  • HBeAg non reaktif/negatif dan anti HBe reaktif/positif artinya menderita Hepatitis B tapi potensi penularan virus sangat rendah, disebut dengan Hepatitis B carrier

Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

  • Kontak langsung darah dengan darah
  • Hubungan seksual yang tidak aman
  • Penggunaan jarum suntik tidak steril
  • Tertusuk jarum suntik yang terinfeksi
  • Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
  • Pada saat kehamilan, penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
  • Penggunaan pisau cukur bersama
  • Tranfusi darah

?Virus juga dapat ditemukan di cairan tubuh penderita (air liur, air seni), meski cara penularan yang terakhir ini jarang terjadi. Namun untuk mengetahui status penyakit dan kesembuhan Anda yang lebih tepat, sebaiknya Anda berdiskusi langsung dengan dokter yang merawat Anda dan mengetahui riwayat medis serta hasil pemeriksaan lengkap lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

15 Apr 2016, 06:24 WIB