Cara Menghitung Masa Subur

Info Penanya, wanita 31 Tahun

sore dok...mau tanya dok bagaimana cara menghitung masa subur setelah haid agar saya cepat hamil. haid saya jg tidak teratur, januari & februari saya haid tgl 2 sedangkan bulan maret saya haid tgl 18 april ini saya haid tgl 7. mohon infonya ya dok, thanks

15 Apr 2016, 07:02 WIB
dr. Citra Roseno
dijawab oleh: dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Perhitungan masa subur adalah 14 hari +/- 2 hari sebelum Hari Pertama Haid Berikutnya. Anda dapat menyertakan siklus menstruasi Anda (6 siklus terakhir atau paling tidak 3 siklus terakhir) agar dapat dilakukan perhitungan rata-rata masa subur. 

Namun, perhitungan masa subur hanya dapat efektif atau akurat apabila siklus menstruasi seorang wanita tergolong normal (panjang siklus 21-35 hari, lama perdarahan 3-7 hari, volume 20-60 ml). Apabila siklus menstruasi tidak berlangsung teratur, maka perhitungan masa subur ini tidak akan akurat.

Siklus menstruasi normal umumnya berkisar antara 21-35 hari. Antara hari ke-12 hingga hari ke-14 terjadi pelepasan sel telur dari indung telur (ovulasi) akibat peningkatan tajam kadar hormon lutein (luteinizing hormone/LH) dalam darah, disebut LH surge (tautan terkait: Fisiologi Menstruasi). Dengan demikian, masa ovulasi sebenarnya dapat diprediksi dengan mendeteksi kadar LH, yaitu ada/tidaknya LH surge saat pemeriksaan dilakukan. 

Saat ini, alat untuk mendeteksi ovulasi telah beredar luas dan dapat Anda peroleh di apotek-apotek terdekat. Bentuknya  adalah sama dengan alat yang digunakan untuk mendeteksi kehamilan, yaitu menggunakan strip. Perbedaannya terletak pada waktu pengambilan sampel urin. Tidak seperti pemeriksaan kehamilan, urin yang diambil pagi hari bukanlah urin yang terbaik untuk pemeriksaan LHsurge, mengingat LH baru mulai disintesis pagi hari dan baru akan timbul di urin saat siang atau sore hari.

Selain itu, perbedaan juga terdapat pada cara pembacaan hasil pemeriksaan. Pada pemeriksaan kehamilan, setiap garis yang timbul meski terlihat samar dapat dibaca sebagai hasil positif (hamil). Sedangkan pada pemeriksaan masa ovulasi, hasil positif (ovulasi) baru didapatkan apabila timbul garis yang paling tidak sama atau lebih hitam dibandingkan garis kontrol.

Selain menggunakan alat tersebut, masa ovulasi juga dapat diketahui dengan mengukur suhu basal tubuh. Suhu basal seorang perempuan yang sedang mengalami ovulasi pada awalnya akan menurun, kemudian meningkat dan menetap pada suhu 37 derajat Celcius hingga siklus menstruasi berikutnya. Cara lain adalah dengan melihat getah serviks (leher rahim). Saat ovulasi, produksi lendir cenderung meningkat dan lebih kental untuk memudahkan jalannya sperma menuju sel telur.

Turut kami sertakan tautan rubrik terkait pertanyaan Anda: Merencanakan Kehamilan

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga Anda dan suami lekas dikarunai buah hati.

Salam,

15 Apr 2016, 07:02 WIB