Pemberian Kopi dan Air Kencur Untuk Bayi

Info Penanya, wanita 28 Tahun

Bolehkah anak usia 6 bulan diberikan kopi jika sedang demam, dan diberikan air kencur saat batuk? Anak saya sedang batuk dan demam, salah satu keluarga memberi tahu saya untuk memberikan kopi dan air kencur pada anak. Saya khawatir karena saya pikir hal-hal tersebut hanyalah mitos. Terimakasih

15 Apr 2016, 07:31 WIB
dr. Citra Roseno
dijawab oleh: dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Hingga kini belum ada bukti medis yang menjelaskan pemberian kopi sebagai langkah pencegahan kejang pada saat anak demam. Yang benar adalah mencegah demam itu terjadi, atau apabila demam telah terjadi, cegah jangan sampai suhunya terlalu tinggi dan redakan demam anak dengan obat penurun panas dan/atau kompres hangat. 

Kopi merupakan salah satu zat yang harus dihindari, terutama pada bayi, karena pemberian kopi dapat mengganggu penyerapan zat besi pada bayi. Sementara kencur memang diketahui baik untuk mengurangi gejala batuk dan penelitian mengenai potensinya sebagai obat terus dilakukan, namun hal ini berlaku pada anak yang lebih besar dan orang dewasa. Nutrisi dan obat alami terbaik untuk bayi usia hingga 6 bulan hanyalah Air Susu Ibu atau ASI eksklusif. 

 

Sebagai informasi, batuk serta pilek pada bayi pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease) dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak. Jika memang ada penderita flu di sekelilingnya, maka anak akan sangat potensial untuk sering mengalami batuk-pilek. Kemungkinan kedua penyebab batuk pilek pada bayi adalah alergi.

Yang paling dibutuhkan adalah cairan (ASI) untuk mengencerkan dahak. Menghirup uap panas juga banyak membantu saat mengalami batuk dan pilek. Jagalah lingkungan agar tetap lembab dan jangan sering menggunakan ruangan ber AC (kering).

Untuk mencegah agar anak tidak sering batuk-pilek maka seringlah cuci tangan sebelum menggendong anak, hindari anak berkontak dengan penderita flu, dan jaga kebersihan di rumah. Apabila anak mengalami sesak nafas, kebiruan, luar biasa rewel, dan demam lebih dari 72 jam, segeralah menghubungi dokter.

Jika selama 7-10 hari  semenjak sakit, tidak nampak adanya perbaikan gejala pada anak Anda, bila memang anak Anda juga sudah semakin sulit bernapas dan ingus atau dahak menjadi semakin kuning-kehijauan, atau jika pemberian ASI terganggu atau tidak dapat maksimal, kami sarankan Anda memeriksakan buah hati Anda ke dokter spesialis anak untuk pemeriksaan fisik dan terapi yang paling tepat. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

15 Apr 2016, 07:31 WIB