Pengobatan Rhinitis Alergi

Info Penanya, wanita 23 Tahun

Halo dokter.. Hidung saya selalu berair,mapet,sering bersin bersin mata juga gatal sekali.. saya sempat mencari gejala ini di internet dan mengarahkan kepada rhinitis.. seblumnya emang dulu saya pernah ada riwayat alergi yg tdk jelas dok.. waktu umur 17thnan masuk UGD 2x dan setiap alergi tuh jadi kyk biduran.. bentol yg amat sangat gatal terus nnt dia bikin pulau pulau lalu menyebar.. sudah tes alergi segala macem tidak ada hasil sbenernya sehingga pd waktu itu, jadi dokternya hanya menyimpulkan bahwa saya alergi tungau debu.. dari yg trakhir saya masuk masuk UGD tersebut stelahnya biduran ini ga pernah timbul.. hanya emang saya selalu mengalami hidung berair, mampet, mata gatal seperti itu.. dulu pernah sampai saya jadinya periksa ke THT cuma emang di beri obat flu biasa.. Karena seringnya seperti itu jd saya kira hanya flu flu ringan saja jadi tidak begitu saya hiraukan..kadang sesekali memang hilang. namun kali ini saya merasa agak terganggu.. karena hidung saya terus terusan berair sampe netes..idung mampet mata sangat gatal, serta saya juga ada asma dan kadang jadi kambuh.. bagaimana cara mengatasinya ya dok?

01 Feb 2017, 19:31 WIB
dr. Karunia Ramadhan
dijawab oleh: dr. Karunia Ramadhan

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi (riwayat alergi), terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa. Rhinitis  alergi adalah kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar dengan allergen. Faktor yang menjadi pencetus kelainan ini bermacam-macam antara lain adalah genetik(bawaan), lingkungan(suhu,kelembaban), makanan, obat-obatan, debu, dan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Terapi yang paling ideal adalah dengan menghindari kontak dengan faktor pencetus. Artinya, sebagai langkah pencegahan adalah dengan mengenai alergen (pencetus alergi)anda, kemudian sedapat mungkin menghindarinya. Selain itu, perlu juga melakukan perubahan gaya hidup sehat dan meningkatkan kekebalan tubuh, dengan istirahat cukup, makan makanan bergizi, dan berolahraga.

Sedangkan untuk Pengobatan, di Indonesia umumnya Penyakit ini di terapi dengan penggunaan obat antihistamin seperti cetirizine, loratadine, dan CTM atau dengan kombinasi dekongestan oral seperti efedrin, pseudoefedrin, dan fenilpropanolamin. Obat Kortikosteroid dipilih jika gejala utama sumbatan hidung bila tidak berhasil diatasi oleh obat lain.

Apabila tidak menunjukkan perbaikan, Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan  dokter spesialis THT atau dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

01 Feb 2017, 19:31 WIB