Bayi Tanpa Anus

Info Penanya, pria 35 Tahun

Dokter,saya mau bertanya,ada seorang ibu yang melahirkan di rumah bidan dengan normal,bayinya lahir tanpa anus tapi baru ketahuan setelah 4 hari kemudian,karena saat bayi baru lahir bidannya pun tidak tahu,itu kesalahan siapa ya dok...?

06 Feb 2017, 13:11 WIB
dr. Karunia Ramadhan
dijawab oleh: dr. Karunia Ramadhan

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.


Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bayi yang lahir tanpa lubang anus disebut dengan atresia ani. Penatalaksanaan atresia ani dilakukan sesuai dengan letak ujung atresia terhadap otot panggul. Untuk itu dibuat pembagian sebagai berikut:
- Atresia ani letak rendah (translevator)
- Atresia ani letak tinggi (supralevator)

Dalam hal ini kita tidak dapat mencari siapa yang salah, yang terenting adalah anak mandapatkan pertolongan segera.
Tindakan yang dilakukan berbeda berdasarkan masing-masing klasifikasinya. Pada atresia ani letak rendah adapat dilakukan tindakan anoplasti. Sedangkan letak sedang dan tinggi dapat dilakukan Colostomy.
Businasi adalah melakukan patensi lubang anus setelah operasi pembuatan lubang pada kasus atresia ani. Tujuannya agar lubang tersebut tidak kolaps. Ukuran businasi menyesuaikan dengan keadaan dan umur pasien.
2 minggu pasca operasi dilakukan anal dilatasi (businasi) dengan heger dilatation, 2 x sehari dan tiap minggu dilakukan anal dilatasi dengan anal dilator yang dinaikkan sampai mencapai ukuran yang sesuai dengan umurnya. Businasi dihentikan jika busi nomor 13-14 (hingga usia 12 bulan) mudah masuk.


Bila kalibrasi anus tercapai dan Anak mudah mengejan serta tidak ada rasa nyeri, maka frekuensi diturunkan frekuensi diturunkan secara bertahap. Namun, bila sewaktu didilatasi kembali terjadi penyempitan, nyeri, kesakitan, serta perdarahan, maka perlu dilakukan pertimbangan untuk melakukan prosdeur ulang dari awal.
Namun tentunya prosedur ini akan berbeda menyesuaikan kondisi pasien. Maka yang paling tepat adalah Anda berkonsultasi langsung dengan dokter yang merawat keponakan Anda mengenai pertanyaan yang Anda ajukan.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

06 Feb 2017, 13:11 WIB