Bayi Susah Buang Air Besar

Info Penanya, wanita 25 Tahun

hai dok.. saya punya anak usia 8bln .. punya msalah dgn sembelit,pdhl sy.sering ksih buah paya n sayur .keenceran mknan juga sy perhatikan. tp knp y ttp susah pup nya??saya suka kasih campur sufor di mknannya .apa itu pengaruh dok ?? (kebetulan anak saya itu msih asi,cm mknnya yg saya kasih sufor),apa sembelit pengaruh juga susaah buang angin dok ??sometimes klo mau bgun tidur pagi suka nangis n ga mau di gendong,apa mau buang angin agak susah.. mohon bantuannya trims

04 Feb 2017, 00:00 WIB
dr. Karunia Ramadhan
dijawab oleh: dr. Karunia Ramadhan

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhwatiran yang Anda rasakan.

Apakah anak Anda memiliki kebiasaan sulit buang air besar? Sembelit atau dalam bahasa medis disebut dengan konstipasi memang kerap terjadi pada anak. Feses menjadi keras dan berbentuk seperti feses kambing.  Bagaimanakah gejala sembelit?

  1. Frekuensi buang air besar pada anak akan berkurang dari sebelumnya,misal pada bayi baru lahir feses terlihat keras dan hanya keluar 1 kali sehari, atau pada anak yang lebih besar feses akan terlihat keras dan keluar 3-4 hari sekali
  2. Terkadang terdapat darah segar di feses
  3. Feses seperti feses kambing, kecil-kecil dan keras
  4. Setelah buang air besar, si kecil merasa tidak nyaman di daerah perut

Banyak kemungkinan mengapa si kecil mengalami sembelit dan banyak cara untuk mengatasinya. Apa yang dapat dilakukan bila si kecil mengalami sembelit?

  1. Lakukan beberapa latihan. Apabila si kecil belum bisa merangkak, lakukan gerakan melingkar pada kaki seolah-olah sedang mengayuh sepeda. Apabila si kecil sudah bisa merangkak atau berjalan, ajaklah bermain yang banyak menggerakkan kaki, seperti mengejar bola atau mainan yang Anda berikan
  2. Pijat perut bayi Anda. Lakukan dengan meletakkan dan menekan dengan lembut di posisi tiga jari di bawah pusar di sisi kiri bawah dengan ujung jari Anda. Lakukan tekanan lembut tapi konstan sekitar tiga menit
  3. Untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, cobalah tambahkan air pada susu formulanya. Selain itu tanyakan kepada dokter mengenai jenis susu formula lain yang mungkin sesuai dengan keadaannya dan dapat mengurangi sembelit. Untuk bayi ASI, pada beberapa bayi ASI pencernaannya sensitif terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi ibunya sehingga menyebabkan buang air besar tidak teratur.
  4. Apabila sudah mendapatkan MPASI, perbanyak konsumsi air putih, perbanyak makan serat dan kurangi makanan seperti beras, pisang dan wortel yang sudah dimasak yang dapat memicu konstipasi.

Apabila setelah mencoba segala cara belum juga membaik, Anda dapat berkonsultasi pada dokter. Berhati-hatilah jika sembelit disertai muntah, rewel, sakit perut, dan perut membuncit. Jika terdapat gejala tersebut, segeralah bawa ke dokter untuk memastikan apakah terjadi gejala penyumbatan usus.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

04 Feb 2017, 00:00 WIB