Penyebab Flek-flek di Awal Kehamilan

Info Penanya, pria 23 Tahun

saya haid tanggal 23 agustus sampai tanggal 1 september. Saya menikah tanggal 8 september. tanggal 29 saya haid lagi sampai tanggal 7 oktober. tanggal 9 saya hb terakhir. tanggal 15nya saya keluar darah tapi warnanya gelap sampai tanggal 22 oktober. karena banyak yang menyarankan testpack, saya langsing mencoba dan ternyata muncul 2 garis yang berarti positif, langsung ke bidan dan usg ternyata masih belum terlihat. Tapi tanggal 28 sampai tanggal 31 saya keluar darah lagi, saya kira saya haid biasa dan testpack kemarin mungkin ada kesalahan. lalu tanggal 1 karena sudah bersih saya berhubungan langsung keluar darah. besoknya langsung sayang testpack lagi ternyata masih 2 garis. dan sudah 2 hari ini saya keluar flek tapi cuma sedikit. 1 titik sekitar 12 jam sekali. yang saya tanyakan, jika saya hamil kenapa saya masih keluar darah saat tanggal seharusnya saya menstruasi. lalu apa flek yang sedikit2 normal untuk usia hamil muda? saya sedang mengkonsumsi prenagen mommy yang vanilla, tidak masaalah kan?

06 Nov 2017, 18:01 WIB
dr. Fiona Amelia MPH
dijawab oleh: dr. Fiona Amelia MPH

Terimakasih telah bertanya seputar flek-flek saat hamil muda melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Flek-flek (spotting) saat hamil dialami oleh 20% wanita hamil selama 12 minggu pertama kehamilannya. Spotting biasanya hanya berlangsung singkat dengan darah yang berwarna merah hingga kecoklatan.

Flek-flek saat hamil muda memang sering membuat panik, tetapi Anda tidak perlu cemas sebab sebagian besar wanita hamil yang mengalaminya tetap dapat melahirkan bayi yang sehat.

Perlu dibedakan antara spotting dengan perdarahan. Spotting adalah perdarahan ringan yang umumnya terjadi pada trimester pertama. Sedangkan perdarahan lebih berat, menyerupai darah haid pada hari-hari pertama. Jika ini yang terjadi, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter.

Spotting pada kehamilan usia 5-6 minggu bisa terjadi pasca hubungan intim, akibat polip serviks, perubahan hormon, atau infeksi. Jika perdarahan lebih berat dan disertai oleh nyeri perut/kram dapat merupakan tanda adanya perdarahan dari plasenta, keguguran, atau kehamilan ektopik (di luar kandungan).

Obat penguat kandungan yang diberikan oleh dokter kandungan Anda memang tidak perlu dikonsumsi terus-menerus. Bila memang ini perdarahan ringan, dengan sendirinya akan menghilang sendiri.

Namun demikian, bila Anda mengalami perdarahan ulang, segera periksakan diri kepada dokter kandungan Anda. Perlu dicari lebih lanjut penyebab yang mendasari. Tetapi, bila dari hasil USG tidak ada masalah dan pertumbuhan janin baik, tidak ada yang perlu dicemaskan.

Untuk konsumsi susu hamil diperbolehkan.

Baca juga: Flek di Awal Kehamilan, Normal atau Bahaya?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar flek-flek saat hamil muda. Semoga bermanfaat. (FA)

06 Nov 2017, 18:01 WIB