Haid Tidak Teratur Menyebabkan Sulit Hamil?

Info Penanya, pria 22 Tahun

Saya sudah menikah selama 1 tahun 8bulan, tetapi sampai sekarang saya belum mempunyai anak. Pada saat haid, perut bagian bawah selalu sakit dan haidnya pun tidak teratur. Bagaimana cara mengobatinya? Dan apakah itu berpengaruh dengan kandungan? Mohon dijelaskan.

18 Nov 2017, 22:15 WIB
dr. Rio Aditya
dijawab oleh: dr. Rio Aditya

Terimakasih telah bertanya tentang haid tidak teratur dan kesuburan melalui fitur Tanya Dokter.

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Dalam dunia medis, apa yang Anda alami disebut dengan oligomenorea. Oligomenorea adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari. Sedangkan siklus menstruasi kurang dari 21 hari disebut polimenore.

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentuKelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Kelainan pada kandung telur (PCOS)
  • Dan lain sebagainya

Umumnya oligomenorea/polimenore tidak menyebabkan masalah, namun pada beberapa kasus oligomenorea dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Bagaimana dengan Anda? Adakah salah satu penyebab di atas yang terjadi pada Anda?

Siklus haid tidak teratur biasanya juga berarti terdapat gangguan fungsi indung telur (ovarium) yang umumnya karena gangguan hormonal. Oleh karena itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan hormon basalnya (dari darah) yang dilakukan pada hari ke 3-5 dari siklus haid untuk mengetahui kelainan hormonalnya supaya dapat dilakukan pengobatan yang tepat. Jika siklus haid tidak teratur (siklus anovulasi/tidak ada telur yang tumbuh) maka tentu tidak bisa terjadi kehamilan. Umumnya dengan memperbaiki fungsi indung telur, biasanya dengan obat-obatan untuk merangsang pertumbuhan telur, maka kemungkinan hamil cukup baik. Jika dengan pemberian obat-obatan tersebut sel telur dapat tumbuh tetapi belum terjadi kehamilan, maka bisa diulang selama 6 siklus haid. Jika tetap belum terjadi kehamilan maka perlu dilakukan evaluasi mengenai kemungkinan adanya masalah yang lain dari fungsi organ reproduksinya.

Kami sarankan, sebaiknya Anda tetap mengonsultasikan diri ke dokter kebidanan dan kandungan. Jika memang terdapat ketidakseimbangan hormon, dokter memang akan memberikan terapi hormonal yang akan disesuaikan dengan jenis hormon yang mengalami gangguan, dalam hal ini dengan pemberian pil KB untuk memperbaiki keseimbangan hormon Anda.

Siklus haid yang tidak teratur memang mempengaruhi kesuburan, untuk itu saat ini perlu diperbaiki terlebih dahulu siklus menstruasi Anda berdasarkan penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang haid tidak teratur dan kesuburan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

 

18 Nov 2017, 22:15 WIB