Cara Memiliki Anak Kembar

Info Penanya, pria 26 Tahun

Dok...bagaimana agar memiliki anak kembar? Apakah Hanya bisa dengan factor genetic? Tks dok

21 Nov 2017, 10:55 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter mengenai anak kembar.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu diketahui beberapa faktor yang mempengaruhi prevalensi kehamilan kembar. Kehamilan kembar adalah kehamilan dengan 2 janin atau lebih. Adapun faktor yang mempengaruhi antara lain:

Bangsa-bangsa Afrika memiliki frekuensi kehamilan kembar lebih tinggi dari kulit putihFaktor keturunan kembar (keturunan kembar dari pihak bapak tidak meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar)Umur; semakin tinggi umur semakin tinggi frekuensinya (> 35 tahun), setelah umur 40 tahun frekuensi kehamilan kembar menurun lagiParitas (angka kehamilan) ibu; frekuensi kehamilan kembar meningkat sesuai dengan paritas ibuWaktu; kemungkinan kehamilan kembar meningkat sesaat setelah penghentian kontrasepsi pilTerapi infertilitas; baik menggunakan obat peningkat kesuburan ataupun In Vitro Fertilization <IVF> (bayi tabung). Obat-obatan dapat merangsang indung telur untuk mengeluarkan telur lebih dari satu yang dapat dibuahi pada waktu yang sama. IVF adalah prosedur memasukkan embrio multipel ke dalam rahim untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. Sekitar 25-30% kehamilan dari IVF adalah kembar, 5% triplet (kembar 3), dan <1% adalah kuadriplet (kembar 4) atau lebihMengenai ubi jalar bahwa salah satu penunjang untuk mendapatkan anak kembar, hal tersebut belum terdapat penelitian dalam skala besar yang membuktikan kebenarannya.

Kemungkinan terbesar untuk mendapatkan bayi kembar adalah menggunakan metode In Vitro Fertilization <IVF> atau bayi tabung. Anda dapat berkonsultasi ke klinik-klinik fertilitas/kesuburan yang terdapat di rumah sakit dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan.

Demikian informasi kami sampaikan mengenai anak kembar. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

21 Nov 2017, 10:55 WIB