ASI, bisa Basi?

Info Penanya, pria 19 Tahun

dok sy mau bertanya,anak sy usia 2bulan setengah. hampir kurang lebih 1bulan sy tidak memberikan asi karena saat haid asi saya sedikit, dan sy berupaya ingin menyusui anak sy kembali. tetapi kata ibu mertua sy asi yg sudah lama tidak diberikan akan basi. apa bener dok? terimakasih

06 Des 2017, 23:17 WIB
dr. Aryogi Rama Putra
dijawab oleh: dr. Aryogi Rama Putra

Terima kasih telah bertanya mengenai ASI basi melalui fitur Tanya Dokter KlikDokter.com

Selamat atas kelahiran anak Anda. Semoga Anda sekeluarga senantiasa dalam keadaan sehat.

Ketika bayi baru lahir dan ASI belum keluar secara lancar, jangan langsung sedih dan panik. Secara teori, ASI akan semakin banyak mengalir bila payudara semakin sering dihisap oleh bayi. Jumlah produksi ASI tergantung dari berapa banyak bayi menyusu. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak hormon prolaktin dilepaskan, dan semakin banyak produksi ASI. Sebaliknya, produksi ASI akan berkurang secara bertahap jika frekuensi menyusui juga berkurang.

Untuk memperlancar produksi ASI, susui bayi setiap 2-3 jam dengan frekuensi menyusui bayi dalam 24 jam minimal delapan kali. Pada saat awal-awal bayi memang lebih senang tidur, jika bayi sudah tidur lebih dari 3 jam maka bangunkan dan susui. Hal ini memang tentu tidaklah mudah terutama bagi ibu baru, namun seiring berjalannya waktu produksi ASI akan semakin meningkat seiring bertambahnya permintaan. Yang terpenting ialah komitmen untuk menyusui.

Produksi ASI sangat dipengaruhi kondisi psikis ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI akan berlimpah. Kemungkinan hanya 1 dari 1000 wanita yang benar-benar tidak dapat menyusui.

Kualitas ASI dipengaruhi oleh kesehatan ibu secara menyeluruh, termasuk juga mutu dari asupan makanan dan kecukupan istirahat. ASI bukan langsung berasal dari bahan yang ada di perut, namun diolah terlebih dahulu sehingga merupakan bahan yang bergizi (nutrien) yang dihantarkan melalui darah. Istri Anda dapat mengponsumsi apapun selama ia tidak ada riwayat alergi. Konsumsi makanan bergizi lengkap yang mengandung karbohidrat, sayur, buah, protein dan lemak. Jika istri Anda tidak memiliki riwayat alergi, ia juga dapat mengonsumsi produk susu seperti yoghurt, keju dan susu untuk meningkatkan kualitas ASI. Produk susu ini kaya akan kalsium dan sumber terbaik untuk vitamin B, D dan protein. Ibu menyusui yang mendapatkan kalsium dari susu menjamin pengembangan dari tulang bayi yang baru lahir. Tidak ada patokan buah khusus untuk memperlancar ASI. Selain itu yang perlu dilakukan oleh istri Anda ialah selalu menyiapakan air putih didekatnya saat ia sedang menyusui dan perbanyak konsumsi air putih.

 

Tidak ada istilah ASI basi bagi ASI yang belum dikeluarkan dari payudara.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

06 Des 2017, 23:17 WIB