Bayi Belum Bisa Tengkurap

Info Penanya, pria 35 Tahun

Dokter, mau tanya.. Usia bayi saya 4 bulan 10 hari, untuk perkembangan motoriknya sudah sangat bagus, yang saya ingin tanyakan bayi saya belum lancar untuk tengkurepnya, boleh diinfo bagaiman agar bayi saya lancar untuk tengkurepnya. Terimakasih.

08 Dec 2017, 23:16 WIB
dr. Jeannyfer HJ
dijawab oleh: dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang bayi belum bisa tengkurap menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter

Halo, mohon maaf atas keterlambatan kami, kami memahami kekhawatiran Anda 

Pada rentang usia 3-6 bulan kebanyakan bayi sudah mulai menunjukkan polah tingkah yang mengundang gemas yang melihatnya, karena pada renatng usia tersebut kondisi fisik sang buah hati sudah mendukung untuk melakukan beragam aktifitas, seperti:

  • Berbalik dari telungkup ke telentang
  • Mengangkat kepala setinggi 900
  • Mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil
  • Menggenggam pensil
  • Meraih benda yang ada di dalam jangkauannya
  • Memegang tangannya sendiri
  • Berusaha memperluas pandangan
  • Mengarahkan matanya pada benda-benda kecil
  • Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik
  • Tersenyum ketika melihat mainan / gambar yang menarik saat bermain sendiri.

Perkembangan Aspek Motorik atau Gerak Kasar

- Lanjutkan stimulasi berguling-guling dan menahan kepala tetap tegak.

Tengkurap

Sering posisikan bayi dalam keadaan tengkurap (tummy time). Hal ini bertujuan untuk memperkuat otot-otot tubuhnya. Jangan terlalu sering menggendong bayi. Semakin sering tummy time maka bayi akan belajar untuk tengkurap.

Menyangga berat

- Angkat badan bayi melalui bawah ketiaknya ke posisi berdiri. Perlahan-lahan turunkan badan bayi hingga kedua kaki menyentuh meja, tempat tidur atau pangkuan anda. Coba agar bayi mau mengayunkan badannya dengan gerakan naik turun serta menyangga sebagian berat badannya dengan kedua kaki bayi.

Mengembangkan fungsi kontrol terhadap kepala

- Latih bayi agar otot-otot lehernya kuat. Letakkan bayi pada posisi telentang. Pegang kedua pergelangan tangan bayi, tarik bayi perlahan-lahan ke arah anda, hingga badan bayi terangkat ke posisi setengah duduk. Jika bayi belum dapat mengontrol kepalanya (kepala bayi tidak ikut terangkat), jangan lakukan latihan ini. Tunggu sampai otot-otot leher bayi lebih kuat.

Duduk

- Bantu bayi agar bisa duduk sendiri. Mula-mula bayi didudukkan di kursi dengan sandaran agar tidak jatuh kebelakang. Ketika bayi dalam posisi duduk, beri mainan kecil ditangannya. Jika bayi belum bisa duduk tegak, pegang badan bayi. Jika bayi bisa duduk tegak, dudukkan bayi di lantai yang beralaskan selimut, tanpa sandaran atau penyangga.

Perkembangan Motorik atau Gerak Halus

Lanjutkan stimulasi melihat, meraih dan menendang mainan gantung, memperhatikan benda bergerak, melihat benda-benda kecil, serta meraba dan merasakan berbagai bentuk permukaan. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak 0-3 bulan)

Memegang benda dengan kuat Letakkan sebuah mainan kecil yang berbunyi atau berwarna cerah di tangan bayi. Setelah bayi menggenggam mainan tersebut, tarik pelan-pelan untuk melatih bayi memegang benda dengan kuat.

Memegang benda dengan kedua tangan. Letakkan sebuah benda atau mainan di tangan bayi clan perhatikan apakah ia memindahkan benda tersebut ke tangan lainnya. Usahakan agar tangan bayi, kiri dan kanan, masing-masing memegang benda pada waktu yang sama. Mula-mula bayi dibantu, letakkan mainan di satu tangan dan kemudian usahakan agar bayi mau mengambil mainan lainnya dengan tangan yang paling sering digunakan.

Makan sendiri

- Beri kesempatan kepada bayi untuk makan sendiri, mula-mula berikan biskuitnya sehingga bayi bisa belajar makan biskuit.

Mengambil benda-benda kecil

- Letakkan benda kecil seperti remah-remah makanan atau potongan-potongan biskuit di hadapan bayi. Ajari bayi mengambil benda-benda tersebut. Jika bayi telah mampu melakukan hat ini, jauhkan pil, obat dan benda kecil lainnya dari jangkauan bayi.

Perkembangan Aspek Bicara dan Bahasa

- Lanjutkan stimulasi berbicara, meniru suara-suara, dan mengenali berbagai suara. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak 0-3 bulan)

Mencari sumber suara

- Ajari bayi agar memalingkan mukanya ke arah sumber suara. Mula-mula muka bayi dipegang dan dipalingkan perlahan-lahan ke arah sumber suara, atau bayi dibawa mendekati sumber suara.

Menirukan kata-kata.

- Ketika berbicara dengan bayi, .ulangi beberapa kata berkali-kali dan usahakan agar bayi menirukannya. Yang paling mudah ditirukan oleh bayi adalah kata papa dan mama, walaupun ia belum mengerti artinya.

Perkembangan Aspek Sosialisasi dan Kemandirian

-Lanjutkan stimulasi memberi rasa aman dan kasih sayang, mengajak bayi tersenyum, mengamati, mengayun, dan menina-bobokkan bayi. (

Bermain “Ciluk-ba” Pegang saputangan/kain atau koran untuk menutupi wajah anda dari pandangan bayi. Singkirkan penutup tersebut dari hadapan bayi dan katakan “ciluk ba” ketika bayi dapat melihat wajah anda kembali. Lakukan hal ini berulang kali. Yang penting, usahakan bayi tidak dapat melihat wajah anda untuk beberapa saat dan tiba-tiba wajah anda muncul kembali dengan gembira dan berseri-seri. Cara lain adalah mengintip bayi dari balik pintu atau tempat tidurnya.

Melihat dirinya di kaca

Pada umur ini, bayi senang melihat dirinya di cermin. Bawalah bayi melihat dirinya di cermin yang tidak mudah pecah.

Berusaha meraih mainan

- Letakkan sebuah mainan sedikit diluar jangkauan bayi. Gerak-gerakkan mainan itu didepan bayi sambil bicara kepadanya agar ia berusaha untuk mendapatkan mainan itu. Jangan terlalu lama membiarkan bayi berusaha meraih mainan tersebut, agar ia tidak kecewa.

Itulah garis besar perkembangan yang seharusnya bayi anda capai. Namun perkembangan ini sangat bervariasi dan berbeda-beda pada setiap anak, tergantung dari stimulasi yang didapatkan oleh anak dari lingkungan disekitarnya. Anda tidak perlu khawatir jika anak Anda sedikit lebih lambat perkembangannya, selama masih berada dalam batas wajar. Anda dapat mengejar ketertinggalannya dengan meningkatkan stimulasi yang diberikan ke pada bayi Anda seperti memberikan stimulasi benda dari arah yang berbeda sehingga dia akan berusaha untuk meraihnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar bayi belum bisa tengkurap.

Salam,

08 Dec 2017, 23:16 WIB