Rahang Miring Dan Bunyi Klek Saat Menutup Mulut

Malam dok, saya mau tanya rahang saya miring k sebelah kanan dok lalu jika menutup mulut ada bunyi "klek" dan sekarang rahang saya terasa sakit sewaktu waktu Itu kenepa ya dok? Lalu pengobatan apa yg hrus di lakukan ?

Lihat Selengkapnya
pria, 19 Tahun18 Mar 2018, 02:03 WIB

drg. Callista Argentina

Dijawab oleh:

drg. Callista Argentina

Terimakasih telah bertanya seputar rahang miring dan bunyi klek saat menutup mulut melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami keluhan yang anda alami. Berdasarkan keterangan yang anda sampaikan, maka dugaan kami anda mengalami Gejala sendi rahang/TMJ clicking. Yang merupakan salah satu tanda gangguan TMJ yaitu TMD(TMJ Disorder). TMD masih dapat diobati dengan beberapa cara. Berikut ini adalah perawatan gannguan sendi rahang, antara lain:

1. Jaw Rest (Istirahat Rahang)

            Pasien dianjurkan untuk menghindari mengunyah permen karet atau makan makanan yang keras, kenyal (chewy) dan garing (crunchy), seperti sayuran mentah, permen-permen atau kacang-kacangan. Makanan-makanan yang memerlukan pembukaan mulut yang lebar, seperti hamburger, tidak dianjurkan. Dan sebisa  mungkin membiarkan gigi-gigi atas dan bawah terpisah.

2.      Terapi Panas dan Dingin

             Terapi ini berguna untuk membantu mengurangi tegangan dan spasme otot-otot. Sangat baik digunakan pada luka atau trauma pada sendi rahang, Kompres dingin (cold packs) dapat membantu meringankan sakit.

3.      Obat-obatan

            Obat-obatan anti peradangan seperti aspirin, ibuprofen (Advil dan lainnya), naproxen (Aleve dan lainnya), atau steroids dapat membantu mengontrol peradangan. Perelaksasi otot seperti diazepam (Valium), membantu dalam mengurangi spasme-spasme otot.

4.      Terapi Fisik

           Pembukaan dan penutupan rahang secara pasif, urut (massage) dan stimulasi listrik membantu mengurangi sakit dan meningkatkan batasan pergerakan dan kekuatan dari rahang.

5.      Managemen stres

            Mengenali faktor pemicu stres, konsultasi psikologi, dan obat-obatan dapat membantu mengurangi tegangan otot. Respon balik dari pasien (biofeedback) dapat membantu pasien mengenali waktu-waktu dari aktivitas otot yang meningkat dan spasme dan menyediakan metode-metode untuk membantu mengontrol mereka.

6.      Terapi Occlusal

           Pada umumnya suatu alat acrylic yang dibuat sesuai pesanan dipasang pada gigi-gigi, ditetapkan untuk malam hari namun mungkin diperlukan sepanjang hari. Ia bertindak untuk mengimbangi gigitan dan mengurangi atau mengeliminasi kertakan gigi (grinding) atau bruxism.

7.      Koreksi Kelainan Gigitan

           Terapi koreksi gigi, seperti orthodontics, mungkin diperlukan untuk mengkoreksi gigitan yang abnormal. Restorasi gigi membantu menciptakan suatu gigitan yang lebih stabil. Penyesuaian dari bridges atau crowns bertindak untuk memastikan kesejajaran yang tepat dari gigi-gigi. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis Prosthodonsi( spesialis Gigi Palsu).

8.      Operasi

            Operasi diindikasikan pada kasus-kasus dimana terapi medis gagal. Ini dilakukan sebagai jalan terakhir. TMJ arthroscopy, ligament tightening, restrukturisasi rahang (joint restructuring), dan penggantian rahang (joint replacement) dipertimbangkan pada kebanyakan kasus yang berat dari kerusakan rahang atau perburukan rahang. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis bedah mulut.

9.      Perawatan  Tanpa bedah

Beberapa kasus gangguan TMJ akan berakhir dengan perawatan biasa yang bahkan mungkin tidak membutuhkan kehadiran dokter gigi di samping anda. Di antaranya :

a.       Mengubah kebiasaan buruk. Dokter gigi anda akan mengingatkan anda untuk lebih memperhatikan kebiasaan-kebiasaan anda sehari-hari. Misalnya kebiasaan menggemertakkan gigi, bruxism, atau menggigit-gigit sesuatu. Kebiasaan ini harus digantikan dengan kebiasaan baik seperti membiarkan otot mulut dalam kondisi rilex dengan gigi atas dan bawah tidak terlalu rapat, lidah menyentuh langit-langit dan berada tepat di belakang gigi atas anda.

b.       Mengurangi kelelahan otot rahang. Dokter gigi anda akan meminta anda tidak membuka mulut terlalu lebar dalam berbagai kesempatan. Contohnya jangan tertawa berlebihan.

c.        Peregangan dan pijatan. Dokter gigi akan memberikan latihan bagaimana caranya meregangkan atau memijat otot rahang anda. Sebagai tambahan juga mungkin akan diberikan petunjuk bagaimana posisi kepala, leher, dan bahu yang tepat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

d.       Kompres panas atau dingin. Dengan mengompress kedua sisi wajah anda baik dengan kompres panas atau dingin akan membantu relaksasi otot rahang.

e.        Obat anti inflamasi. Untuk mengurangi inflamasi (peradangan) dan rasa sakit, dokter gigi anda mungkin akan menyarankan aspirin atau obat anti inflamasi nonsteroid lainnya, misalkan ibuprofen (Advil, Motrin, dll)

f.        Biteplate. Jika TMJ anda mengalami kelainan pada posisi mengunyah, sebuah biteplate (pemandu gigitan) akan diberikan. Biteplate dipasang di gigi untuk menyesuaikan rahang atas dengan rahang bawah. Dengan posisi mengunyah yang benar tentunya akan membantu mengurangi tekanan di struktur sendi.

g.        Penggunaan night guard. Alat ini berguna untuk mengatasi kebiasaan bruxism di malam hari.

h.       Terapi kognitif. Jika TMJ anda mengalami gangguan karena stress atau anxietas, dokter gigi anda akan menyarankan untuk menemui psikiater untuk mengatasinya.

10.  Perawatan lanjutan

            Jika perawatan non bedah tidak berhasil mengurangi gejala gangguan TMJ, dokter gigi anda akan merekomendasikan perawatan berikut :

a.       Perawatan gigi. Dokter gigi anda akan memperbaiki gigitan dengan menyeimbangkan permukaan gigi anda. Caranya bisa dengan mengganti gigi yang hilang atau tanggal, memperbaiki tambalan atau membuat mahkota tiruan baru.

b.       Obat kortikosteroid. Untuk sakit dan peradangan pada sendi, obat kortikosteroid akan diinjeksikan ke dalam sendi.

c.        Arthrocentesis. Prosedur ini dilakukan dengan jalan menyuntikan cairan ke dalam sendi untuk membuang kotoran atau sisa peradangan yang mengganggu rahang.

d.       Pembedahan. Jika semua perawatan tidak berhasil juga, dokter gigi akan merujuk anda ke dokter gigi spesialis bedah mulut.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai rahang miring dan bunyi klek saat menutup mulut, semoga bermanfaat.

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk