Gusi Berdarah Semakin Berat Dan Bau Mulut

Info Penanya, pria 27 Tahun

Ketika saya masih kanak2 saya selalu menggosok gigi bagian rahang bawah. Lalu ketika remaja sampai kuliah, saya kadang berdarah ketika sikat gigi. Kemudian tahun lalu saya selalu dikomentari ibu perihal karang gigi yang terlihat sedikit dan bau mulut, bisa hilang ketika menyikat gigi. Selanjutnya di bulan2 sekarang saya merasa gigi bagian rahang atas merasa keganggu, merasa ada sisa makanan nyelip di gigi rahang atas. Tapi pas saya pakai lidah, tangan atau pakai tusuk gigi, tak ditemukan sisa makanan tersebut. Di samping itu, intensitas gigi berdarah dan bau mulut makin parah. Saya saja ketika mengecek gigi, darah keluar dari sela gigi rahang atas. Akibatnya, saya jadi kurang percaya diri untuk mengobrol dan tersenyum ke orang lain. Apa saya harus lakukan, dok? Obat apa yang cocok untuk menyembuhkan gejala saya ini, dok? Terima kasih.

27 Mar 2018, 18:11 WIB
drg. Callista Argentina
dijawab oleh: drg. Callista Argentina

Terimakasih telah bertanya seputar gusi berdarah semakin berat dan bau mulut melalui fitur Tanya Dokter.

Sebelumnya kami ingin menjelaskan sedikit mengenai karang gigi. Permukaan gigi kita tidak pernah betul-betul bersih. Segera setelah kita sikat gigi pun, lapisan tipis (disebut biofilm) akan segera terbentuk, yang mengandung banyak sekali mikroorganisme baik maupun jahat, dan akan bergabung dengan sisa makanan yang kemudian disebut plak gigi.

Plak akan "matang" setelah 1-2 hari tanpa penyikatan gigi sama sekali, dan mengandung material organik seperti lemak, protein dan enzim serta material anorganik yaitu mineral terutama kalsium dan fosfor.

Plak yang menumpuk dapat menyebabkan peradangan pada gusi, akibatnya gusi bengkak, warnanya merah terang, dan mudah berdarah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan bau mulut karena plak akan diolah oleh bakteri dan menghasilkan senyawa sulfur yang menjadi sumber bau tak sedap.

Bila tidak dibersihkan secara optimal, mineral-mineral yang berasal dari plak, air liur dan makanan akan terdeposit di dalam plak sehingga lama kelamaan plak akan mengeras, itulah yang disebut karang gigi (dental calculus).

Dental calculus tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi, namun dapat dibersihkan dengan penggunaan alat scaler ultrasonik atau dengan hand instrument. Scaler ultrasonik bekerja dengan cara vibrasi atau getaran pada ujung alat yang dapat dilepas dan disterilisasi. Bagian ujung alat tersebut juga menyemprotkan air sehingga membilas karang gigi dan menjaga gigi tetap dalam keadaan dingin, karena panas yang timbul akibat gesekan ujung alat dengan gigi dapat menyebabkan trauma pada pulpa gigi. Vibrasi dari ujung scaler tidak merusak email, selama email gigi terbentuk dengan sempurna.

Dalam kasus anda, dugaan kami anda mengalami radang gusi yang sudah semakin berat dengan gejala perdarahan di gusi yang semakin meningkat. Darah tersebut yang menyebabkan bau mulut tidak enak. Radang gusi adalah akibat penumpukan karang gigi. 

Kami sarankan untuk melakukan pembersihan karang gigi dengan tindakan scaling di dokter gigi. Karena karang gigi tidak bisa hilang hanya dengan sikat gigi. Setelah anda melakukan scaling, perlu di monitor selama 1 minggu, apakah keluhan masih ada atau sudah hilang. Jika sudah hilang artinya sudah sembuh, dan anda diharuskan untuk scaling lagi 6 bulan ke depan. Jika belum hilang maka anda dianjurkan untuk kembali ke dokter gigi untuk tindakan kuretase gusi.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai gusi berdarah semakin berat dan bau mulut, semoga bermanfaat.

27 Mar 2018, 18:11 WIB