Perawatan Penis yang Baik dan Benar

Info Penanya, pria 24 Tahun

Dok, cara khusus merawat penis yg baik dan benar gimana ya caranya

07 May 2018, 20:58 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terimakasih telah bertanya seputar perawatan penis menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Lakukanlah beberapa langkah dibawah ini agar daerah kelamin Anda terjaga kebersihan dan kesehatannya;

Bersikap lembut

Untuk menjaga organ seks tetap bersih, bersihkan secara lembut. Menggosok dengan semangat menggunakan sabun atau cairan hanya akan membuat infeksi ringan pada penis. Untuk menghindarinya, cucilah dengan air hangat.

Setelah buang air kecil atau besar

Usahakan untuk selalu mencuci bagian luar alat kelamin dengan air bersih dan sabun. Pria umumnya tidak suka menggunakan handuk kering - pada tubuh, terutama penis. Berpakaian tanpa mengeringkan dengan handuk, dapat menyebabkan bakteri berkembang biak dan mengakibatkan infeksi.

Kebersihan pakaian dalam

Sepatutnya dalam sehari, minimal mengganti pakaian dalam sebanyak dua kali untuk menjaga kebersihan. Selain itu pilihlah bahan celana dalam yang dapat mudah menyerap keringat, karena jika tidak jamur bisa menempel di alat kelamin. Hindari untuk saling bertukar pakaian dalam dengan orang lain bahkan itu keluarga sendiri, karena setiap orang memiliki kondisi kelamin yang berbeda. Penggunaan parfum, sabun, atau deterjen untuk pakaian dalam dapat menyebabkan iritasi. Jadi, hindari penggunaan parfum sebisa mungkin.

Menggunakan toilet umum

Siramlah sebelum menggunakan (flushing), hal ini untuk mencegah penularan jika ada pengguna lainnya adalah penderita penyakit kelamin. Sebaiknya gunakan selalu air yang keluar melalui keran atau tissu dan hindari penggunaan dari bak/ember, karena menurut penelitian air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur candida albicans (penyebab keputihan dan rasa gatal pada vagina).

Merawat rambut yang tumbuh di sekitar alat kelamin

Hindari membersihkan bulu di daerah kemaluan dengan cara mencabut karena akan ada lubang pada bekas bulu kemaluan tersebut dan menjadi jalan masuk bakteri, kuman, dan jamur. Selanjutnya dapat menimbulkan iritasi dan penyakit kulit. Perawatan bulu itu disarankan untuk dirapikan saja dengan memendekkan, dengan gunting atau dicukur tetapi sebelumnya menggunakan busa sabun terlebih dahulu dan menggunakan alat cukur khusus yang lembut, dan sudah dibersihkan dengan sabun dan air panas. Perlu diketahui setelah menggunakan simpan dalam tempat yang bersih dan kering, jangan di tempat yang lembab dan jangan menggunakannya secara bergantian bahkan dengan suami/isteri.Rambut-rambut tersebut berfungsi untuk kesehatan alat kelamin, yaitu berguna untuk merangsang pertumbuhan bakteri baik yang melawan bakteri jahat serta menghalangi masuknya benda asing kecil, menjaga alat kelamin tetap hangat dan merupakan bantalan ketika berhubungan seksual dan melindungi dari gesekan. Sehingga perlu rajin menjaganya agar tidak menjadi sarang kutu dan jamur.

Hindari menggunakan celana dalam dan celana jeans yang sangat ketat

Memakai celana dalam dan celana jeans yang terlalu ketat di wilayah selangkangan dapat menyebabkan kulit susah untuk bernafas dan akhirnya dapat menyebabkan daerah tersebut berkeringat, lembab, mudah terkena jamur dan teriritasi. Pemakaian celana ketat itu bagi pria dapat membuat peredaran darah yang tidak lancar dan membuat penis serta testis dalam keadaan panas. Panas yang berlebihan oleh suhu, keringat dan pakaian yang terlalu ketat, dapat menurunkan kualitas sperma.

Sunat itu menguntungkan

Menghilangkan sedikit kulit pada penis akan membantu menjaga organ tubuh sehat dan menurunkan risiko infeksi saluran kemih. Jadi, bila Anda belum disunat, cobalah lakukan untuk menjaga agar penis tetap sehat.

Setia pada pasangan sendiri

Hal ini juga merupakan salah satu tips menjaga dan merawat alat kelamin, hindari untuk ‘jajan’ atau selingkuh. Dan jagalah kebersihan saat berhubungan intim, Ini sangat penting untuk tindakan pencegahan sebelum, selama, dan setelah berhubungan seks. Selalu memakai kondom selama beraktivitas seksual yang berisiko untuk mencegah risiko HIV dan penyakit menular seksual lainnya.

Berhenti merokok

Merokok dapat merusak setiap bagian tubuh, termasuk penis. Jika tidak menghentikan kebiasaan merokok, dapat merusak kehidupan seks dengan memperlambat sirkulasi darah dan menyebabkan disfungsi ereksi.

Jadilah dokter untuk diri sendiri

Usahakan untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin pada alat kelamin; Bagi pria, pemeriksaan testis (buah zakar) dapat dilakukan sendiri, dengan cara:- Kenali ukuran, bentuk, serta berat masing-masing testis- Dengan menggunakan kedua belah tangan, raba masing-masing testis- Waspadai jika ada benjolan kecil di bawah kulit, di bagian depan atau sepanjang testis.- Adanya perubahan warna, kadang disertai bau yang kurang sedap dan gatal-gatal pada alat kelamin

Penis yang sehat tentunya sangat diinginkan oleh para pria. Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang pria untuk merawat kesehatan penisnya. Jika Anda mengalami keadaan yang tidak seperti biasanya; benjolan, perubahan kulit, rasa gatal atau nyeri, atau keluar cairan yang tidak normal dari penis, Segeralah memeriksakan diri ke dokter. 'Kesehatan adalah Nomor Satu! Anda tidak perlu malu'.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

07 May 2018, 20:58 WIB