Haid Tidak Teratur

Assalamualaikum dokter... Saya mau nanya.. Saya ini umurnya 16 tahun dan baru haid itu umur 14, udah dari tanggal 1 maret saya haid dan itu berangsur angsur tidak berhenti. Nah, berentinya itu dalam jangka cuma 6 hari atau 4 harian, abis itu dia keluar lagi. Dan keluarnya darah itu ga banyak cuma ngeflek doang. Pas itu pernah deres keluarnya tapi cuma 4 hari abis itu ngeflek dan jangkanya lama lagi. Pas itu pernah pas bulan november kayak gini tapi cuma 3 minggu abis itu bersih ga keluar lagi. Bulan desember ga haid trus januari cuma 1 minggu, dan malah maret ini keluar nyampe bulan april dan masuk bulan mei ini. Nah yang mau saya tanyakan, kira kira normal ga kayak gitu? Penyebabnya apa sih dok? Terima kasih dokter

Lihat Selengkapnya
wanita, 16 Tahun08 Mei 2018, 02:12 WIB

dr. Ellen Theodora

Dijawab oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah menanyakan tentang haid tidak teratur menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.Anda mengalami gangguan haid.

Haid merupakan suatu periode terjadinya perubahan dalam organ reproduksi wanita. Setiap bulannya, kandung telur melepaskan satu telurnya. Bersamaan dengan itu, dinding rahim ikut menebal guna mempersiapkan tempat untuk penempelan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma.

Kemudian, bila tidak ada pembuahan, lapisan rahim yang menebal tadi akan luruh melalui vagina dalam bentuk darah dan sel-sel yang rusak. Inilah yang dinamakan haid atau menstruasi.

Umumnya, sebuah siklus haid berjarak 21–35 hari dari bulan ke bulan dan berlangsung selama 2–8 hari. Pada beberapa bulan saat pertama kali haid, jarak antara siklus dapat memanjang atau bahkan memendek. Hal ini merupakan proses adaptasi tubuh yang tergolong normal.

Seiring pertambahan usia, siklus haid akan menetap dan lebih teratur. Namun mendekati masa menopause, siklus haid akan kembali tidak teratur akibat adanya perubahan hormon.

Saat pertama kali haid dan menjelang masa menopause, haid tidak teratur merupakan kejadian yang normal. Namun pada beberapa kasus, kondisi itu terjadi berulang dan berlangsung di luar periode tersebut.

Beberapa kondisi yang menjadi ciri haid tidak teratur, yakni:1. Terjadi perdarahan di luar siklus haid2. Jumlah darah lebih banyak, dan perlu mengganti pembalut tiap 1–2 jam atau harus mengenakan pembalut ganda3. Lama haid lebih dari 7 hari4. Haid terjadi lebih dari 1 kali dalam sebulan5. Tidak haid dalam kurun waktu >90 hari6. Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

Beberapa penyebab haid tidak teratur adalah:1. MenyusuiProses menyusui pada 6 bulan pertama atau ASI eksklusif dapat menghambat produksi hormon pencetus haid.

2. Pemakaian KB hormonalKB hormonal dapat memengaruhi siklus haid, sehingga haid menjadi tidak teratur.

3. Olahraga berat dan kelainan pola makanPerubahan berat badan yang terlalu drastis, baik peningkatan maupun penurunan, dapat mengacaukan siklus haid seorang wanita.

4. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)Ini adalah kondisi dimana terjadi pembentukan kista berisi cairan di kandung telur, yang memengaruhi kerja hormon pengatur haid.

5. Gangguan hormon atau organ reproduksiRendahnya produksi hormon tiroid (hipotiroid), kelainan organ reproduksi seperti infeksi rongga panggul, abortus yang tidak diketahui atau sejenisnya dapat menyebabkan haid tidak teratur.

Untuk membedakan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Bila seorang wanita tidak sedang menyusui atau menggunakan KB hormonal, haid tidak teratur ini perlu ditelusuri lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti USG.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai haid tidak teratur. Semoga bermanfaat untuk Anda.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Telat Haid

Dijawab oleh:dr. Ellen Theodora

Tidak Haid 4 Bulan

Dijawab oleh:dr. Ellen Theodora

Penyebab Tidak Haid

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Penyebab Tidak Haid

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Haid Tidak Teratur Setelah Suntik KB

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk