Sulit Ereksi

Info Penanya, pria 26 Tahun

Assalamualaikum ... Saya Bio Fibra Dari Trenggalek Jatim Saya Suami Yang Baru Menikah Bulan April Lalu. Pada Waktu Saya Berhubungan Intim Dengan Istri Saya Beberapa Hari Yang Lalu. Pada Waktu Masih Dalam Pemanasan Mr. P Saya Masih Tegang Dokk .. Lha Lama-Kelamaan Mr. P Saya Terus Turun Tidak Gairah Lagi Itu Kenapa Yaa Dokk ... Mohon Saya Di Bantu Penjelasannya .. Terima Kasih ...

08 May 2018, 16:54 WIB
dr. Nadia Octavia
dijawab oleh: dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Sulit Ereksi melalui fitur Tanya Dokter.

Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Sedangkan ereksi adalah kemampuan penis untuk menegang dengan proses pengaliran darah karena rangsangan sebagai bagian dari proses untuk melakukan hubungan seks.

Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

Kelainan pembuluh darahKelainan persarafanObat-obatanKelainan pada penisMasalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Sulit Ereksi. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

08 May 2018, 16:54 WIB