Arti LED (Laju Endap Darah) Meningkat

Info Penanya, pria 27 Tahun

Dok hasil MCU saya minggu lalu terdapat SUSPEK KP KIRI. Sebelumnya saya ada riwayat TB dan sudah melakukan terapi 9 bulan pengobatan dn sudah dinyatakan sembuh 6 bulan yang lalu. Hsil lab LED sya naik 10point dari nirmal dan terdapat T2-T1. Pertanyaannya apakah peningkatan LED naik berhububgan dengan paru saya? / kambuh lagi? Atau LED naik karena T2-T1? (Waktu MCU badan sedang flu dn tenggorokan sakit menelan) terimakasih dok.

14 May 2018, 10:04 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah bertanya seputar laju endap darah (LED) menggunakan fitur Tanya Dokter

Laju endap darah (LED) adalah kecepatan sel darah merah berpresipitasi atau mengendap dalam jangka waktu 1 jam. Nilai LED mencerminkan ukuran cepatnya darah mengendap. Makin banyak sel darah merah yang mengendap maka nilai LED akan semakin meningkat. Peningkatan nilai LED tidak spesifik hanya terjadi pada satu penyakit saja. Terdapat beberapa keadaan yang dapat menyebabkan peningkatan nilai LED, yaitu:

  • Penyakit infeksi
  • Penyakit keganasan/kanker
  • Terjadi reaksi peradangan di tubuh
  • Pasien anemia/kurang darah
  • Orang normal : orangtua, perempuan, wanita hamilDll

Nilai LED tinggi dapat terjadi pada orang normal, dan sebaliknya seseorang yang menderita penyakit dapat memiliki nilai LED yang normal. Oleh sebab itu pemeriksaan ini tidak dapat berdiri sendiri dan hanya merupakan pemeriksaan penunjang.

Oleh sebab itu, karena tidak spesifik, segala bentuk peradangan pada tubuh baik adanya radang amandel ataupun infeksi paru dapat menyebabkan keluhan tersebut. Jika Anda memang sedang memiliki keluhan nyeri tenggorok, maka bisa saja LED meningkat karena hal tersebut. Hal ini perlu dikonfirmasi dengan hasil wawancara medis dan pemeriksaan fisik Anda. Karena sejatinya pemeriksaan penunjang hanyalah pemeriksaan tambahan untuk mendiagnosis suatu penyakit.

Selain itu, hasil rontgen dada menunjukan suspek tuberkulosis paru bagian kiri. Untuk menentukan apakah tuberkulosis dalam tubuh Anda masih aktif atau tidak butuh dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Pada pasien yang pernah mengalami infeksi tuberkulosis memang pada gambaran rontgen parunya dapat terlihat jaringan parut.

Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter yang memeriksa Anda agar dapat dibandingkan hasil pemeriksaan penunjang dengan pemeriksaan fisik Anda.

Semoga bermanfaat.

14 May 2018, 10:04 WIB