Mengatasi Gangguan Cemas

Info Penanya, wanita 27 Tahun

Halo dok Selamat malam dok, Perkenalkan saya sheryl kelahiran tahun 91 Mempunyai masalah pada psikologi saya seperti semacam trauma. Waktu kecil saya sering dipukuli pakai rotan oleh orang tua saya sampai tidak diberi ampun. Sekarang yang saya rasakan saya menjadi takut bersosialisasi.Berkali kali saya mencoba untuk berubah tp saya selalu gagal, terjatuh dan tersakiti. Stiaap saya berkawan yang membuat saya menjauhinya adalah saat disakiti. Saya takut sekali disakiti dan ini semakin saya beranjak dewasa semakin meningkat saya jg tidak percaya diri dan menganggap diri sendiri tidak bisa apa". Bagaimana cara mengatasinya dok? Apa masih bisa diatasi? Dan apakah ada kata" yg bisa memotivasi saya agar tidak terlalu minder? Terima kasih dok.

15 May 2018, 15:03 WIB
dr. Reza Fahlevi
dijawab oleh: dr. Reza Fahlevi

Terimakasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda. 

Yang Anda alami berpotensi menjadi gangguan cemas. Sebelumnya kami jelaskan terlebih dulu bagaimana cemas yang normal dan gangguan cemas.

Cemas/kecemasan adalah perasaan gelisah, khawatir atau takut. Setiap orang pasti pernah merasa cemas di beberapa titik dalam hidupnya, tetapi untuk sebagian orang perasaan ini bisa berlangsung terus menerus. Kecemasan dalam kadar tertentu (sedikit) dapat membantu, misalnya ketika Anda cemas sebelum ujian, hal itu akan membuat Anda lebih waspada/siaga sehingga performa akan lebih baik. Tetapi kecemasan yang terlalu banyak akan membuat Anda lelah dan sulit berkonsentrasi.

Kecemasan memiliki gejala psikologis dan fisik. Gejala psikologis termasuk:

Hampir selalu merasa khawatir atau gelisahSulit tertidur sehingga merasa lelahSulit berkonsentrasiMenjadi mudah marahMenjadi sangat waspada/siagaMerasa di ujung tanduk/tidak bisa rileksSeringkali membutuhkan penghiburan dari orang lain Merasa sedihKetika Anda cemas, tubuh akan mengeluarkan hormon stress seperti adrenalin dan kortisol. Hormon-hormon ini menimbulkan gejala fisik kecemasan, seperti peningkatan laju jantung dan berkeringat. Gejala lain yaitu:

Jantung berdebar-debar dan menyentakBernafas lebih cepatIrama jantung tidak teraturMerasa sakitNyeri dadaSakit kepalaBerkeringat berlebihanKehilangan nafsu makanRasa melayang seperti mau pingsanSering merasa ingin BAKRasa seperti ada yang menggelitik di dalam perutKetegangan otot-ototApabila gejala-gejala kecemasan ini sudah dialami dalam jangka waktu yang panjang (>2 bulan), kemungkinan besar Anda mengalami gangguan cemas. Sudah berapa lama tepatnya Anda mengalami hal ini? 

 

Berikut ini adalah beberapa upaya yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kecemasan:

Berolahraga rutin minimal 3 kali seminggu selama 30 menit. Olahraga akan mengeluarkan hormon endorfin yang membuat tubuh Anda menjadi rileks. Mulailah pelan-pelan, semampu Anda. Secara bertahap naikkan frekuensi dan intensitasnya.Hindari alkohol dan obat-obat terlarang.Hindari merokok dan minuman. berkafein karena dapat memperburuk rasa cemas yang sudah ada.Lakukan teknik relaksasi dan pengelolaan stres seperti meditasi dan yoga, atau sekedar menarik nafas 7 hitungan dan mengeluarkan nafas 11 hitungan selama beberapa kali hingga Anda merasa lebih baik.Usahakan cukup tidur.Usahakan selalu konsumsi makanan yang sehat dan mengandung banyak sayur/buah.Carilah waktu untuk bersenang-senang di sela kesibukan Anda, misalnya dengan berjalan-jalan bersama teman-teman baik atau melakukan hobi Anda. Jika kecemasan menyerang, alihkan dengan bergerak (berjalan) atau melakukan hobi Anda.Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam, 

Tim Redaksi Klikdokter

15 May 2018, 15:03 WIB