Belum Hamil Pasca Lepas KB

Info Penanya, pria 30 Tahun

Istri saya sudah lepas kb setaun silam,, tapi kenapa sekarang istri saya belom bisa hamil lgi yah dok sampai sudah 2 taun nih,,?

22 May 2018, 06:51 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah bertanya seputar belum hamil setelah lepas KB menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. KB jenis apakah yang istri Anda gunakan? Apakah sebelumnya istri Anda pernah hamil?

Infertilitas dapat dibedakan menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Infertilitas primer apabila sebuah pasangan belum pernah sama sekali mengalami kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Infertilitas sekunder adalah kegagalan mencapai kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi, namun sudah pernah mengalami kehamilan sebelumnya. Penyebab infertilitas  dapat disebabkan oleh laki-laki maupun wanita.

Penyebab infertilitas pada laki-laki secara garis besar dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

  1. Kondisi dimana jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma menjadi buruk (varikokel, paparan toksin dan bahan kimia, paparan radiasi)
  2. Kondisi dimana sperma tidak dapat dikeluarkan (ejakulasi dini, sumbatan saluran semen)

Penyebab infertilitas pada wanita dapat disebabkan oleh :

  1. Kelainan ovulasi (produksi sel telur)
  2. Kelainan rahim (kanker, endometriosis, mioma, perlekatan rahim ke organ dalam perut)
  3. Sumbatan saluran telur

Pemeriksaan penyebab infertilitas pada sebuah pasangan dilakukan oleh kedua pihak baik pria dan wanita. Untuk menentukan penyebab infertilitas pria dapat dilakukan dengan pemeriksaan analisa sperma. Sedangkan untuk menentukan penyebab infertilitas wanita dapat dilakukan antara lain dengan USG, HSG (Histerosalpingografi) untuk menentukan ada tidaknya sumbatan saluran telur, analisa hormon, dan laparoskopi (teknik melihat ke dalam perut tanpa tindakan pembedahan besar).

Dari keluhan yang Anda sebutkan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan kandungan atau dokter spesialis kebidanan kandungan subspesialisasi fertilitas.

Semoga bermanfaat.

22 May 2018, 06:51 WIB