Menikah 2 Tahun, Belum Dikaruniai Momongan

Info Penanya, pria 28 Tahun

Selamat sore dok..saya mau nanya.??.saya m istri saya menikah udh 2 thn tpi blm di kasih keturunan penyebab nya ap dok..?trs istri saya haid ny tidak teratur sring tlat haid sampe 1 mingggu bahkn 1 buln..tpi ga hamil .malah haid lg ..solusiny hrs bagai mna dok

27 May 2018, 21:07 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah bertanya seputar Menikah 2 Tahun, Belum Dikaruniai Momongan menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami sangat mengerti kekhawatiran Anda, dan keinginan Anda, dalam memiliki buah hati. 

Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Dari pihak istri, kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan USG rahim, HSG ataupun kadar hormon. Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga dapat mengganggu kesuburan. 

Analisis semen diperlukan untuk menilai kualitas serta kuantitas sperma pada kasus infertilitas (ketidaksuburan) pria. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi istri anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumusnya:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

 

  1. Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  2. Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  3. Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Periksakan kondisi Anda berdua, agar diketahui sumber permasalahanya dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Periksakan kondisi haid tidak teratur istri Anda pula ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar diketahui penyebab pastinya apakah akibat gangguan hormon, psikis, kelelalahn, kelebihan berat badan, penyakit metabolik atau gangguan sistem reproduski.  Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan istri dapat segera dianugerahi buah hati. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

27 May 2018, 21:07 WIB