Anus Gatal dan Nyri Setelah Anal Seks

Info Penanya, pria 19 Tahun

Pagi dokter, dok saya mau tanya beberapa hari yang lalu saya melakukan anal sex, beberapa hari kemudian anus saya terasa gatal nyeri dan sakit ketika BAB anus saya terasa sakit ketika mau mengatupnya kembali setelah mengekuarkn kotoran anus saya seperti terluka , kira kira bagaimana cara penyembuhannya? Dan perawatan yang efektif agar cepat sembuh

31 May 2018, 01:05 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya dokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bila hubungan seksual dilakukan antara anus-penis atau yang disebut anal seks maka hal tersebut bisa saja dikeluhkan.

Pasalnya, gesekan antara penis dan anus dapat menyebabkan iritasi di kedua organ yang ada, baik itu pada anus maupun di penis.

Sekilas mengenai anal seks, sebetulnya bukanlah merupakan cara yang baik untuk melakukan hubungan seksual. Karena banyak sekali bahaya yang dapat disebabkan. Anus merupakan tempat pembuangan sisa-sisa kotoran tubuh dimana di dalamnya terdapat banyak bakteri dan mikroorganisme penyebab penyakit.

Namun demikian, untuk menambah wawasan, berikut ini kami jelaskan risiko dari hubungan seks melalui anus atau anal seks:

Lubang anus tidak menghasilkan lubrikan seperti vagina, sehingga selain hanya akan merasakan nyeri sepanjang penetrasi di dubur, penetrasi ke dalam anus juga dapat menyebabkan luka pada anus. Luka tersebut memungkinkan masuknya virus dan bakteri ke dalam pembuluh darah.

Bagian dalam anus tidak dilapisi kulit seperti bagian luar anus sehingga tidak ada yang memproteksi masuknya virus ataupun bakteri.Dengan demikian perilaku anal seks menjadi rentan terkena penyakit menular seperti HIV– AIDS,hepatitis, HPV dan lain-lain.

Selain itu, otot di sekitar anus yang berbentuk cincin dapat menjadi longgar bila anal seks dilakukan berulang-ulang sehingga lambat laun, dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menahan BAB (buang air besar)karena ototnya telah menjadi longgar.

Saat ini jika memang sudah terjadi luka, Luka memang perlu dirawat dengan baik. Waktu penyembuhan luka yang diperlukan bervariasi pada setiap orang, tergantung dari ada tidaknya infeksi, aliran darah ke daerah luka, nutrisi, dan penyakit yang diderita (seperti kencing manis, dll).

Untuk mendukung proses penyembuhan luka, Anda perlu memperhatikan kebersihan luka agar tidak mengalami infeksi, membatasi aktivitas (tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat) dan juga memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang. Asupan protein, vitamin A dan vitamin C yang baik dapat membantu proses penyembuhan luka.

Kami sarankan agar Anda konsultasi ke dokter umum atau bedah untuk melihat luka Anda. Kami sarankan juga agar Anda slelau mengkonsumsi makanan dengan serat yang tinggi, konsumsi banyak sayuran dan buah serta air putih.

Semoga bermanfaat.

Salam,

 

31 May 2018, 01:05 WIB