Cara Menghitung Masa Subur

Info Penanya, pria 34 Tahun

saya mo nanya dok al kesuburan apa setiap bulan harus tgl sma nutuk haid?trus mslh kesuburan dalam jangka waktu brp lma tepat seorang wanita subur?apakah menjamin kebersihan bsa terbebas dri penyakit yg menyebabkan kesuburan terhalang?

04 Jun 2018, 15:46 WIB
dr. Andika Widyatama
dijawab oleh: dr. Andika Widyatama

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Cara Menghitung Masa Subur.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Sebelum menghitung masa subur, perlu diketahui terlebih dulu berapa hari siklus haid Anda. Apakah 21 hari? 28 hari? 35 hari? atau yang lain?. Siklus haid normal berlangsung antara 21-35 hari. Untuk mengetahui masa subur Anda, perlu diketahui terlebih dulu rata-rata siklus haid Anda dalam 3 bulan terakhir.

Masa subur berlangsung selama 6 hari, yaitu pada 2 hari sebelum ovulasi (pelepasan sel telur) hingga 3 hari setelah ovulasi. Kemungkinan hamil akan tinggi bila hubungan intim dilakukan pada waktu-waktu ini.

Untuk mengetahui kapan Anda berovulasi, berikut caranya:

  • Catat selalu rata-rata siklus haid Anda. Hari 1 adalah hari pertama Anda haid.
  • Ovulasi terjadi kurang lebih 2 minggu (14 hari) sebelum haid berikutnya. Apabila siklus haid rata-rata 28 hari, Anda akan ovulasi di sekitar hari ke-14.
  • Apabila siklus haid Anda tidak teratur, lihat periksa siklus terpanjang dan terpendek dalam 3 bulan terakhir. Misalnya siklus terpanjang 35 hari dan siklus terpendek 21 hari. Hari 1 adalah hari pertama haid. Masa subur Anda berada di (21-18)/hari 3 hingga (35-11)/hari 24. Di antara hari ke-3 hingga ke-24 ini Anda memiliki peluang untuk hamil.

Anggap hari pertama haid Anda tanggal 17 Maret sebagai hari pertama siklus haid. Dengan asumsi siklus haid rata-rata 28 hari, maka Anda akan berovulasi tanggal (17+14) = 31 Maret. Masa subur dimulai sejak 31-2 = 29 Maret hingga 31+3 = 3 April. Jadi, masa subur Anda ialah 29 Maret hingga 3 April.

Jika Anda kesulitan untuk memperhitungkan masa subur secara manual. Silakan gunakan health tools kami di sini: Kalender Kesuburan.

Artikel berikut juga dapat menambah informasi Anda terkait masa subur:

 

Di bawah ini adalah penyebab infertilitas (ketidaksuburan) yang dapat ditemukan pada perempuan:

  • Faktor ‘U’ (Usia)Memasuki usia 35 tahun, kesuburan perempuan akan menurun, 95% diantaranya bisa hamil hanya setelah melakukan hubungan intim tanpa proteksi yang teratur selama tiga tahun. Pada usia 37 tahun kesuburan akan menurun drastis sampai masuk ke masa menopause yaitu usia 40-45 tahun.

  • Gangguan OvulasiOvulasi adalah proses dikeluarkannya sel telur dari indung telur setiap bulannya. Gangguan ovulasi dapat disebabkan oleh beberapa keadaan seperti sindrom ovarium polikistik dan gangguan kelenjar tiroid (hipertiroidisme atau hipotirioidisme).

  • EndometriosisSel selaput lendir rahim tumbuh di tempat yang salah, yaitu di indung telur. Kondisi ini dapat menimbulkan perlengketan atau kista di sekitar saluran telur atau organ reproduksi lainnya sehingga sel telur sulit dikeluarkan dan ditanamkan di rahim serta mengganggu pematangan folikel.

  • Kelainan lendir leher rahim (serviks)Saat ovulasi lendir pada leher rahim lebih encer sehingga sperma dapat lewat dengan mudah. Bila lendir terlalu pekat, laju sperma bisa terhambat. Sedangkan bila terlalu asam, sperma akan mati.

  • Kelainan mulut rahim Normalnya mulut rahim mengarah ke depan (antefleksi), berhadapan dengan dinding belakang vagina, sehingga sperma bisa sampai ke dalam saluran mulut rahim yang menghubungkan vagina dan rongga rahim. Penyimpangan posisi, seperti retrofleksi (rahim menghadap ke belakang), bisa menghambat kehamilan.

  • Kelainan rahimKelainan rongga rahim karena perlengketan, miom, atau polip, peradangan endometrium dan gangguan kontraksi rahim, bisa mengganggu transportasi sperma. Kalau pun hami, dapat terjadi persalinan prematur.

  • Faktor lainBeberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi kesuburan adalah berat badan berlebih atau obesitas, infeksi menular seksual seperti chlamydia (dapat merusak tuba falopii), merokok, pajanan terhadap pestisida, serta stress.  Gaya hidup serba cepat, kompetitif, dan penuh stres ikut menyebabkan infertilitas, yaitu sebesar 15-20 persen.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Cara Menghitung Masa Subur. Semoga bermanfaat.

Salam,

04 Jun 2018, 15:46 WIB