Tenggorokan Terasa Mengganjal

Info Penanya, pria 37 Tahun

Dok sudah seminggu ini di tenggorokan saya terasa ada yang mengganjal saat saya diam (tidak makan / minum) rasanya seperti disentuh dan terasa tidak nyaman tapi tidak sakit, saat saya makan dan minum tidak ada rasa sakit. Ketika saya minum obat akan sangat terasa sekali seperti obat itu tersangkut di tenggorokan dan ada rasa sedikit mual. Kenapa begitu? Apakah itu berbahaya?

05 Jun 2018, 09:38 WIB
dr. Reza Fahlevi
dijawab oleh: dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Keluhan mengganjal saat menelan dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit. Mulai dari infeksi hingga sumbatan pada kerongkongan. Apakah rasa mengganjal dirasakan lebih berat saat menelan makanan padat? Ataukah rasa mengganjal sama-sama dirasakan saat minum? Bila keluhan dirasakan terutama saat menelan makanan padat, dikhawatirkan terdapat sumbatan mekanik pada kerongkongan. Bila terjadi saat makan maupun minum, dapat saja disebabkan oleh gangguan motilitas kerongkongan (esofagus) seperti spasme esofagus. Bila disertai dengan nyeri menelan, dapat saja karena infeksi kronis daerah kerongkongan.Penyebab lain dapat saja karena gangguan syaraf, gangguan otot menelan, gangguan metabolik, dan infeksi.

Beberapa gejala yang mungkin terjadi adalah:

  • Pembersihan kerongkongan yang terus menerus
  • Iritasi kerongkongan kronik
  • Batuk kronik
  • Suara serak
  • Dahak yang berlebihan pada daerah kerongkongan
  • Sulit menelan
  • Rasa mengganjal pada daerah kerongkongan
  • Aliran lendir di daerah belakang hidung
  • Perubahan suara
  • Kesulitan bernapas
  • Kejang (spasme) pita suara
  • Suara mengi pernapasan
  • Rasa terbakar ulu hati atau daerah dada

Untuk mengetahui diagnosis dari masalah ini, Anda perlu mengunjungi dokter . Bila diagnosis telah ditegakkan maka Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal.

Selain itu, Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti :

  • Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil
  • Jangan langsung tidur setelah makan malam
  • Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya
  • Hindari stres
  • Tidur cukup 8 jam/hari
  • Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan yang diberikan dokter dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah Anda dapat lebih teratasi.Oleh karena itu kami sarankan anda berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mengetahui penyebab dari keluhan anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan , semoga bermanfaat

05 Jun 2018, 09:38 WIB