Gangguan Buang Air Kecil 06 Juni 2018 - Tanya Dokter Klikdokter.com
search

Gangguan Buang Air Kecil

Selamat sore dok, usia saya 18 tahun. Sudah dua hari ini saya kalau buang air kecil harus mengejan dulu dok terus keluarnya sedikit dan nggak lancar, terus lebih sering ingin buang air kecil. Tetapi kalau minum banyak BAK jadi lancar tetapi frekuensinya juga sering dok Mohon bantuannya dok terima kasih

Lihat Selengkapnya
pria, 18 Tahun06 Jun 2018, 10:12 WIB

dr. Ellen Theodora

Dijawab oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com,

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Gejala mengedan saat buang air kecil disebut sebagai straining, serta keluarnya kencing sedikit-sedikit, adalah gejala infeksi saluran kemih atau gangguan pada persarafan dari otot saluran kencing. Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan untuk evaluasi lebih lanjut supaya diagnosis pasti dapat ditegakkan dan anda mendapat pengobatan yang tepat.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga membantu.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Nyeri Buang Air Kecil

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Ingin Buang Air Kecil Setelah Hubungan Intim

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat