Konsumsi Obat Terlarang dan Efeknya Dalam Tubuh

Info Penanya, pria 21 Tahun

Assalamualaikum mau tanya dokter kalau ada laki-laki memakan obat terlarang jenis biasa di sebut cece 2 kali memakan itu apakah itu akan terus ada dalam tubuh atau akan hilang ?

06 Jun 2018, 13:28 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Yang termasuk jenis narkotika adalah:

Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:

Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide) dan sebagainya.Sudah berapa lama Anda berhenti mengkonsumsi narkoba? Deteksi jenis-jenis narkoba dalam tubuh melalui pemeriksaan darah dan urine bervariasi bergantung jenis narkoba yang digunakan. Ada yang terdeteksi hanya 1 hari setelah penggunaan ada yang bisa terdeteksi hingga 1 minggu dan pada kasus ekstrim pada pengguna kokain dapat masih terdeteksi di dalam urine hingga 22 hari dan pengguna ganja hingga 3 bulan.

Sebaiknya Anda memeriksakan diri Anda ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda karena penggunaan narkoba jangka panjang dapat mengganggu kesehatan tubuh seperti kesehatan hati, ginjal dan lain sebagainya.

Kecanduan narkoba bisa disembuhkan, berikut terapi yang dapat dilakukan:

Tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi), tahap ini pecandu diperiksa seluruh kesehatannya baik fisik dan mental oleh dokter terlatih. Dokterlah yang memutuskan apakah pecandu perlu diberikan obat tertentu untuk mengurangi gejala putus zat (sakau) yang ia derita. Pemberian obat tergantung dari jenis narkoba dan berat ringannya gejala putus zat.Tahap rehabilitasi nonmedis, tahap ini pecandu ikut dalam program rehabilitasi. Di tempat rehabilitasi ini, pecandu menjalani berbagai program diantaranya program therapeutic communities (TC), 12 steps (dua belas langkah, pendekatan keagamaan, dan lain-lain.Tahap setelah rehabilitasi, tahap ini pecandu diberikan kegiatan sesuai dengan minat dan bakat untuk mengisi kegiatan sehari-hari, pecandu dapat kembali ke sekolah atau tempat kerja namun tetap berada di bawah pengawasan.Untuk setiap tahap rehabilitasi diperlukan pengawasan dan evaluasi secara terus menerus terhadap proses pulihan seorang pecandu.

Oleh karena itu kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter agar dapat mendapatkan terapi yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat.

06 Jun 2018, 13:28 WIB