Menikah 1,5 Tahun, Belum Hamil Juga

Info Penanya, wanita 34 Tahun

Dok sya sdh menikah 1,5 th. Tp sampai skrg belum jg hamil. Lalu langkah apa yg hrs sya ambil agar cepat hamil. Terimakasih…

06 Jun 2018, 19:08 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa di mana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Di samping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan bagi Anda dan suami adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  1. Hentikan segala kegiatan yang kurang baik.
  2. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol
  3. Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  4. Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

 

Secara medis, infertilitas primer (ketidaksuburan tanpa adanya kelainan organ kandungan yang jelas) diartikan sebagai belum hamil setelah 1 tahun menikah, dengan catatan hubungan intim dilakukan secara rutin dalam frekuensi 2-3 kali/minggu. Bila frekuensi hubungan intim kurang dari itu, tidak bisa dikatakan infertil (tidak subur).

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Pihak istri disarankan untuk menjalankan pemeriksaan USG rahim, serta pemeriksaan lain seperti HSG ataupun kadar hormon. Namun tentunya kedua jenis hormon tersebut dilakukan jika diperlukan dan jika dicurigai adanya kelainan yang mengarah kesana. Sedangkan untuk pihak suami juga perlu menjalani beberapa pemeriksaan seperti anatomi organ reproduksi dan analisis sperma. Pemeriksaan analisis sperma dapat menjadi acuan informasi mengenai kesehatan sperma.

Berikut ini adalah penyebab sulit hamil dari sisi wanita dan pria:

  • Faktor wanita:
  • Pada wanita, ketidaksuburuan dapat terjadi karena adanya infeksi pada vagina
  • Ketidaknormalan kondisi organ reproduksi wanita
  • Tidak normalnya jumlah lendir pada vagina akibat pengaruh hormon sehingga dapat menghambat perjalanan sperma untuk bertemu dengan sel telur.

 

Faktor pria:

  • Ketidaksuburan dapat terjadi akibat tidak normalnya sperma,baik itu bentuknya,jumlahnya,maupun pergerakannya.
  • Dapat juga dikarenakan ketidakmampuan ereksi
  • Proses ejakulasi yang abnormal
  • infeksi pada organ reproduksi
  • Testis yang jumlahnya hanya 1 dapat mempengaruhi kesuburan, karena dapat mempengaruhi jumlah sperma yang dapat dihasilkan.

Untuk mengetahui penyebab ketidaksuburan, hendaknya Anda dan pasangan memeriksakan diri ke dokter, untuk dilakukan pemeriksaan, baik itu pemeriksaan fisik untuk mengetahui apakah terdapat ketidaknormalan pada organ reproduksi ataupun pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apakah ada masalah hormon atau ketidaknormalan sperma.

Semoga bermanfaat.

 

06 Jun 2018, 19:08 WIB